Sublimation Printing

Digital Printing 11 November 2014 Loading..
Digital Printing

Hampir semua baju olahraga saat ini menggunakan teknik sublimasi.Sublimasi printing hanya dapat diaplikasikan pada bahan polyester. Saat ini banyak dijual polyester liquid yang dapat diaplikasikan pada bahan cotton. Hanya saja, hasil cucinya masih belum terlalu baik. Sublimasi yang diaplikasi pada bahan polyester akan tahan terhadap cucian, tanpa khawatir hasil printing akan luntur.

Sublimasi Printing Process
Proses awal dari sublimasi adalah mengaplikasikan terlebih dahulu tinta sublimasi di atas kertas. Proses ini sendiri ada empat, yaitu dengan printer untuk kuantitas kecil atau sampel produk. Kemudian dengan cara screen printing untuk kuantitas yang lebih besar lagi. Untuk produk massal biasanya produsen akan menggunakan mesin offset. Selain murah, kapasitas mesin offset sangat besar. Tetapi mesin offset hanya dapat digunakan untuk sheet atau potongan. Untuk rol, produsen harus menggunakan Rotho Gravure.

Design
Anda dapat menggunakan software graphic seperti CorelDraw, Photoshop, maupun Adobe Illustrator untuk membuat desain yang sesuai dengan kebutuhan. Layout juga dapat disesuaikan dengan kertas sublimasi ataupun ukuran printer. Jika ukuran printer cukup lebar, kita lebih untuk meletakkan desain agar lebih menghemat kertas. Jika Anda memiliki dana yang cukup, disarankan untuk membeli printer dengan ukuran maksimum karena dapat lebih menghemat kertas sublim yang akan digunakan sebagai media transfer.

Color Profile
Apa itu color profile? Setiap monitor harus dikalibrasi dengan color profile terlebih dahulu agar tampilan yang ada di monitor sama dengan hasil output printer. Sebab seringkali hasil monitor sudah sesuai dengan apa yang kita harapkan tetapi output menjadi lebih gelap dibandingkan yang tampak di monitor. Untuk itulah kalibrasi warna sangat diperlukan. Biasanya pada saat membeli printer large format, kalibrasi ini akan diberikan oleh produsen secara cuma-cuma. Sangat disarankan untuk memiliki peralatan I1. Sebab untuk bahan yang berbeda, kita perlu mengatur ulang supaya warna tetap sama walaupun di bahan yang berbeda.

Digital Printer
Saat ini di pasaran banyak ditawarkan digital printer large format yang digunakan khusus dengan tinta sublimasi seperti Mutoh printer, Epson printer, Mimaki, dan lain sebagainya. Dengan printer-printer seperti ini, kita dapat melakukan sublimasi printing. Digital printer biasanya digunakan untuk produksi dengan kuantitas terbatas, 1 – 500 buah/ hari. Di atas kuantitas 500 buah, kita memerlukan lebih dari satu printer large format. Untuk kuantitas yang besar, banyak produsen menggunakan screen printing atau bahkan mesin offset. Mesin offset memiliki kecepatan yang tinggi sehingga dapat mencetak ribuan buah setiap harinya, tetapi mesin offset hanya dapat digunakan dengan bahan sheet.

RIP Software
RIP atau raster image processor adalah alat untuk membaca raster yang ada pada gambar. Tanpa menggunakan RIP software, sangat susah bagi kita untuk mencetak gambar photoprint. Di samping itu, RIP software juga membantu kita untuk lebih menghemat tinta. Sebab software tersebut dapat menghitung
pemakaian tinta yang diperlukan. Salah satu RIP software yang digunakan pada sublimation printing adalah Ergosoft. Software ini memang diciptakan untuk membantu printer khususnya sublimation printer.

Sublimation paper
Banyak pertanyaan mengenai kertas sublim. Misalnya, dapatkah kita menggunakan kertas HVS biasa untuk sublimasi paper. Jawabannya adalah bisa! Tetapi karena kertas HVS biasa tidak memiliki lapisan khusus, hasil sublim dari kertas HVS tidak sebaik kertas khusus untuk sublimasi.

Tinta Sublimasi
Tinta sublimasi juga biasa disebut dengan tinta disperse. Tinta ini hanya digunakan pada bahan polyester. Warna yang dihasilkan sangat terang. Tinta sublim akan berubah menjadi gas saat dipanaskan pada suhu yang cukup tinggi. Saat menjadi gas, tinta sublim akan meresap ke dalam serat polyester. Sekali meresap, tinta menjadi permanen sehingga memiliki daya cuci yang sangat baik, Tinta sublim atau disperse dibagi menjadi dua kategori, yaitu low energy dan high energy.

Low Energy ( Tinta Sublimasi )
Tinta sublimasi ini memberikan daya cuci yang sangat baik. Tinta ini biasanya dicetak di atas kertas terlebih dahulu, baru kemudian ditransfer ke atas bahan polyester. Dapat juga langsung dicetak di atas bahan, setelah itu dilakukan pemanasan dengan menggunakan heat press roll.

High Energy ( Tinta Disperse )
Tinta disperse harus dicetak langsung di atas bahan polyester. Tinta disperse high energy ini sangat baik sekali daya cucinya, sangat tahan terhadap sinar matahari, sehingga sangat cocok digunakan untuk aplikasi outdoor. Tinta disperse harus dicetak langsung di atas bahan polyester, kemudian langsung masuk ke dalam pemanas agar dapat meresap dengan baik. Tinta disperse ini tidak dapat ditransfer dengan menggunakan kertas transfer. Tapi ini juga dapat dicetak langsung dengan digital printing.

Heat Press
Mesin heat press sendiri dibagi menjadi 3 golongan, yaitu untuk pelanggan pemula, industri, dan mass product. Mesin press flat bet sangat cocok bagi pemula. Meski demikian mesin ini sanggup untuk melakukan heat press dengan kapasitas yang cukup banyak. Jika akan membeli mesin heat press, pertimbangkan 3 hal ini, yaitu kontrol temperature, time, dan pressure. Ketiga faktor ini sangat menentukan kualitas akhir dari proses sublimasi. Pressure sendiri memiliki dua tipe, yaitu dengan menggunakan pneumatik dan hidrolik.
Mesin heat press dengan hidrolik lebih baik dibanding dengan mesin pemanas yang menggunakan penumatik. Sebab tekanan hidrolik lebih stabil. Jika berencana memproduksi baju olah raga dengan bahan yang stretch seperti swimwear atau baju senam. Anda harus mempertimbangkan untuk memiliki
mesin heat transfer yang memiliki pilihan fungsi vakum. Mesin heat press dengan vakum akan menarik gas sublim lebih meresap ke dalam serat-serat di dalam. Saat kain tersebut melar, masih terlihat warna di dalamnya. Mesin heat press dengan fungsi vakum biasanya adalah mesin dengan ukuran yang cukup besar sehingga dapat memproduksi lebih banyak heat press. Tetapi jika hal itu dirasa masih belum memenuhi kapasitas produksi, pilihan berikutnya adalah mesin heat transfer roll to roll yang memiliki kapasitas produksi yang sangat besar. Mesin seperti itu dapat memproduksi hingga 3.000 per jamnya, seperti mesin Monti Antonio Mod.97 ini. Mesin ini dapat difungsikan dengan bahan sheet to sheet, sheet to roll, dan roll to roll.