IAPE BALI RESMI DIBUKA

Event 08 April 2016 Loading..
Event

 

Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) 2016 di Denpasar, Bali yang berlangsung mulai tanggal 7 – 10 April 2016 resmi digelar. Pameran ini diharapkan bisa menggerakkan usaha produksi sandang atau pakaian di Bali dan sekitarnya.
Indonesia Apparel Production Expo (IAPE), pameran bisnis dan teknologi produksi pakaian (Apparel Production), yang menyajikan proses produksi apparel mulai dari hulu hingga hilir, mulai dari bahan kain hingga produk jadi, mulai dari proses desain hingga proses produksi barang jadi, sehingga akan tersaji rantai model bisnis yang komprehenship.

“Kami berupaya menginformasikan perkembangan dan kemajuan teknologi terkait proses produksi apparel, sehingga para pelaku usaha atau masyarakat mendapatkan informasi mengenai produk atau pun teknologi terbaru. Dengan informasi dan melihat langsung produk diharapkan mampu menghasilkan produk berkualitas dan juga mampu bersaing serta mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri (nasional) maupun luar negeri (ekspor), “ kata Aulia Suhandika, Project Manager Pameran IAPE.

Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan roadshow IAPE, pada tahun 2016 ini menunjukkan, bisnis atau industri produksi pakaian di daerah tumbuh dan berkembang. Roadshow 2016 telah dimulai di kota Solo pada Maret lalu, kini IAPE 2016 hadir di Denpasar Bali pada tanggal 7-10 April 2016.

Pameran IAPE Bali diikuti berbagai pidak seperti pihak Distributor, Produsen, Kaos Polos, Mesin Jahit, Mesin bordir , Jarum, perlengkapan sblon, printer digital, Print & Cut, Hot Fix dan lainnya.

IAPE merupakan pameran bisnis dan teknologi produksi pakaian (apparel production), yang menyajikan proses produksi mulai dari hulu hingga hilir, mulai dari bahan kain, mesin produksi hingga produk jadi, mulai dari proses desain hingga proses produksi barang jadi. , sehingga akan tersaji rantai model bisnis yang komprehenship.

“Indonesia sebagai bagian dari Masyarakat Ekonomi ASEAN yang berjalan sejak awal 2016 akan membuat para pelaku usaha mempunyai pesaing dari Negara-negara tetanggai sehingga persaingan semakin ketat. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi dan komunikasi lebih intens kepada relasi dan target pasar dalam rangka mempertahankan konsumen yang telah ada dan sekaligus mendapatkan pasar yang baru,” kata Bambang Supriyadi, Ketua Panitia IAPE.

Dalam pidato pembukaan , Paryono, Kepala Balai Diklat Industri Denpasar, Kementerian Perindustrian menyampaikan, sangat mengapresiasi penyelenggaraan pameran industri tekstil dan garment di Denpasar, Bali. “Pamerana ini diharapkan mampu mengedukasi dan memberikan perkembangan informasi dan teknologi terbaru kepada para pelaku usaha di Bali” kata Paryono. Paryono berharap para pelaku usaha Indonesia dapat terus tumbuh dan mampu bersaing di tingkat regional maupun internasional.

“Pameran teknologi ini juga akan menjadi pendorong bagi para pelaku usaha di Bali. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Selain itu pameran jangan hanya menjadi arena pajang mesin atau ajang promosi tetapi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas bisnis kreatif di bali, tambah Paryono.

Selamat berpameran. Hadiri dan ramaikan pameran IAPE 2016 di Bali. Jangan lewatkan kesempatan ini.