IFW 2015, The Biggest Fashion Movement

News 25 Februari 2015 Loading..
News

The biggest fashion movement, Indonesia Fashion Week (IFW) 2015 akan digelar Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan PT. Kerabat Dyan Utama (Radyatama) mulai tanggal 26 Februari-1 Maret 2015 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta.

Penyelenggaraan event mode tahun keempat ini berusaha meraih mimpi besar bagi perkembangan industri mode Indonesia. Selain itu, ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat mode dunia pada tahun 2025 dengan diperkuat blueprint Ekonomi Kreatif Subsektor Mode.

"Fashion sebagai bisnis yang besar. Nilainya hingga Rp200 triliun atau 30 persen dari total industri kreatif Indonesia dan bernilai ekspor sekitar Rp100 triliun. Fashion yang mampu menyerap 4 juta tenaga kerja  masih bisa dikembangkan. Industri ini harus kita bangun bersama,  saya yakin industri fashion Indonesia bisa unggul di dunia," kata Arief Yahya. Menteri Pariwisata.

IFW ini merupakan ajang peluang bisnis seperti presentasi dan etalase segala yang dilakukan para stakeholder terkait ready to wear craft fashion, komoditi potensial ekspor, pameran dagang taraf internasional, peragaan busana, seminar, talkshow, workshop, dan kompetisi desain. “Untuk menjadi pusat mode dunia, Indonesia harus mengoptimalkan kekuatan lokal. Kekayaan lokal dan kepedulian lingkungan harus diterapkan oleh seluruh pelaku industri mode di tanah air,” papar Dina Midiani.

Mengusung aspek bisnis dan inovasi, Indonesia Fashion Week 2015 akan menggelar  pameran dagang 747 label fashion lokal beragam kategori seperti women’s wear, men’s wear, kid’s wear, moslem wear, accessories, dan textile. Selain itu juga menampilkan 2.522 outfits karya 230 desainer tanah air dan mancanegara seperti Jepang, Korea, India, dan Australia.

IFW 2015 mengundang para buyer lokal dan internasional ke dalam pameran zona B2B  yang menampilkan 100 brand lokal siap B2B. Hal ini untuk mendukung program Indonesia Business Fashion Development, yakni program inkubasi pengembangan bisnis.

Sementara, untuk menyokong geliat bisnis busana muslim, tersedia zona khusus busana muslim berdaya tampung 160 booth busana muslim.  Sekitar 40 booth diantaranya merupakan program coaching dan branding Kementerian Perdagangan. “Kementerian Perdagangan berupaya mengangkat fashion muslim Indonesia untuk menjadi mode muslim dunia. Melalui program The Indonesia Brands inilah kami memasarkan dan mempromosikan brand mode muslim Indonesia di tingkat internasional. Kami juga mempertemukan fashion designer dengan buyer dan distributor dari mancanegara,” jelas Sulistyawati, Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan.

Local Movement

IFW 2015 tetap konsisten mengusung Local Movement sebagai bagian dari gerakan untuk bangga, dukung, dan pakai produk local. Hal ini diharapkan dapat memacu percepatan produksi dan promosi produk Indonesia ke pasar internasional.

Kampanye gaya lokal Sarong is The New Denim. Textileone untuk kedua kalinya ditunjuk sebagai Official Uniform menampilkan seragam team & crew IFW yang memakai jaket dan vest yang dipadukan dengan sarung sebagai bagian dari kampanye Sarong is The New Denim.

Green Movement

IFW 2015 juga menggaungkan Green Movement, gerakan untuk menerapkan konsep Sustainable Fashion atau Eco-Fashion sebagai bentuk kepedulian akan lingkungan hidup melalui kampanye “Fashionable People, Sustainable Planet”.

Sejak tahun 2013, IFW bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian untuk mendukung workshop dan program edukasi mengenai Sustainable Fashion di zona Green Point (zona edukasi dan display inovasi sustainable fashion atau produk mode ramah lingkungan).

Untuk menggaungkan karya kreator mode Indonesia ke tingkat internasional, Indonesia Fashion Week turut pula berkolaborasi dengan delegasi dari sejumlah negara, antara lain Australia, Prancis, Hong Kong, India, Italia, Jepang, Korea, Singapura, Swedia, Thailand, Inggris, dan Venezuela.

Indonesia Fashion Week diharapkan dapat menjadi sentra untuk mengarahkan pelaku mode di Indonesia dalam mengembangkan produk berkonten lokal dengan kualitas global, media jejaring bisnis antar pelaku mode di tanah air, media penyampaian informasi dan pengetahuan tren mode, dan media promosi produk mode Indonesia agar dikenal di tingkat global.