Kopdar Ketiga Gesuter Bekasi

News 12 Januari 2015 Loading..
News

Para penggiat sablon daerah Bekasi dan sekitarnya berkumpul untuk saling berbagi pengalaman dan bisnis. Mereka berkumpul dan menamakan diri sebagai Gesuter Bekasi, wadah untuk bertukar pikiran dalam ketrampilan, bisnis dan berbagai hal terkait sablon dan apparel.

Gesuter Bekasi, komunitas penggiat sablon yang belum  berumur satu tahun siap menjadi wadah bagi semua orang yang memiliki hobi, profesi, pekerjaan dan mahasiwa atau pelajar kegiatan sablon atau apparel untuk daerah Bekasi dan sekitarnya.

Walau pun masih baru, Gesuter Bekasi membuat program pelatihan dan dan pertemuan atau Kopdar dengan seluruh anggotanya secara rutin. Untuk pertemuan mereka melakukannya setiap dua bulan sekali.

Pada 10 Januari  2015 lalu, Gesuter Bekasi mengadakan pertemuan rutin dua bulan di Bale-bale, Pangkalan Jati, Pondok Gede untuk saling berbagi pengalaman dan bisnis serta melakukan evaluasi program.

Dalam pertemuan ketiga ini, mereka mengundang PRINTEX  dan komunitas sablon dari Bandung , Jawa Barat. Kopdar kali ini, kami berbincang-bincang mengenai berbagai hal seperti cara pemasaran, standarisasi produk dan berbagi untuk kemajuan bersama. 

Dalam komunitas Gesuter Bekasi, masing-masing anggota memiliki ketrampilan yang berbeda-beda misalnya keahlian membuat sample, trampil dalam Quality Control (QC), desain, konveksi dan lain-lainnya. “Kami semua berkumpul dalam kumuntas ini saling berbagi dan memberikan motivasi untuk maju” kata Ipang Supangat, Ketua Gestuer Bekasi.

Untuk memperluas komunitas, Gesuter Bekasi mengajak berbagai komunitas lain untuk kumpul. “Kali ini  kami mengundang Bandung dan Printex gabung untuk menyegarkan pengetahuan dan bekerjasama” kata Ibnu ketika membuka kopdar.

Selain berbisnis, Gesuter membuat program amal misalnya membantu bencana alam banjir di Bandung, Jawa barat atau sebelumnya melakukan donasi untuk Gaza dari seluruh pecinta kaos sablon Indonesia.

“Kami berharap Gesuter Bekasi tetap terus eksis dan rutin bertemu untuk berbagi informasi terkait kegiatan sablon” kata Ipang.