Memperkuat Tren Busana Muslim Melalui Pameran

News 22 September 2016 Loading..
News

Menyadari pesatnya perkembangan tren fesyen muslim, Kementerian Perdagangan menggelar Pameran Hijab, Fashion, & Accessories Mall To Mall 2016 di Mall Gandaria City pada 21-25 September 2016. Pameran ini diharapkan mampu menumbuhkan daya saing dan meningkatkan kualitas pelaku usaha fesyen muslim.

Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Novi Vrisvintati mengungkapkan, “Tren fashionpreneur di kalangan pecinta fesyen muslim telah berkembang semakin kreatif dan inovatif, terutama untuk hijab. Ini perlu kita dukung. Kita harus menunjukkan bahwa produk fesyen Indonesia memiliki keunggulan baik dalam segi kualitas, estetika, dan kreativitas yang berdaya saing dan mempunyi nilai jual tinggi.”

Novi menyambut positif perkembangan industri fesyen muslim dan aksesorinya yang sangat pesat, seiring dengan pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN. Pameran ini juga menjadi salah satu cara mempersiapkan masyarakat yang mandiri di tengah persaingan kompetisi global. Pameran ini sekaligus membuka peluang bisnis bagi pelaku usaha fesyen, hijab, dan aksesori bagi para perancang busana muslim.

“Diharapkan pameran ini mampu meningkatkan daya saing dan memperkenalkan ragam fesyen muslim Indonesia. Kami menghadirkan stan tematik yang menampilkan hasil karya perancang fesyen, hijab, dan aksesori Indonesia yang sudah terkenal, baik nasional maupun global, khususnya yang sejalan dengan perkembangan kreasi ragam busana muslim tanah air,” lanjut Novi.

Rencananya pameran ini akan berlangsung secara safari di 8 mall di 6 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta (Mall Gandaria City, One Belpark Mall, dan Kota Kasablanka), Bandung (Trans Studio Mall), Yogyakarta (Jogja City Mall), Surabaya (Grand Royal Mall), Palembang (Palembang Icon), dan Makassar (Ratu Indah Mall).

Selain pameran, diselenggarakan pula pagelaran busana, talk show, demo produk, serta make up dan hijab tutorial. Selain itu, digelar pula lomba fesyen muslim anak, kuis, permainan, dan pertunjukan musik. Beragam kegiatan ini diharapkan mampu memasyarakatkan tren fesyen muslim Indonesia. Novi menyambut baik dukungan yang datang dari anggota Asosiasi Perancang Busana Muslim yang hadir menyemarakkan kegiatan.

“Lewat pameran ini, Pemerintah juga mengemban misi meningkatkan kecintaan dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri,” pungkas Novi. (BW)