Menteri Perdagangan Resmikan Indonesia Design Development Center (IDDC)

News 30 September 2016 Loading..
News

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita didampingi DirJen Pengembangan Ekspor Nasional(PEN), Arlinda Imbang Jaya pada hari Kamis, 29 September 2016 meresmikan Indonesia Design Development Center (IDDC) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. IDDC ini diinisiasi oleh Menteri Perdagangan sebelumnya, Rachmat Gobel sejak 2014 bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian, usaha kecil dan menengah (UKM) serta sejumlah asosiasi desainer dan pelaku usaha. IDDC dibangun di area seluas 1.000m2 dan berlokasi di Gedung Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI).

IDDC didirikan sebagai wadah kolaborasi antara pelaku usaha dengan desainer. Menurut Enggartiasto, pendirian IDDC merupakan langkah tepat menciptakan produk unggulan berbasis desain.  "IDDC ini mempunyai makna strategis, yakni menjadi pusat inovasi yang terbukti di banyak negara menjadi ujung tombak persaingan global. Produk yang baik belum tentu diserap pasar jika desainnya tidak mengikuti tren pasar," kata Enggartiasto saat peresmian IDDC di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia. “Dunia sekarang bergeser ke experience economic, di mana desain menjadi elemen penting dalam menghadirkan pengalaman bagi konsumen,” sambung Enggartiasto.

IDDC menyediakan fasilitas Pustaka Desain dimana para pelaku usaha dapat membaca berbagai referensi tentang perkembangan desain di dunia. Selain itu, tersedia pula Co-Work Space dan ruang pertemuan yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan seperti seminar dan workshop. Ada juga fasilitas Klinik Desain sebagai program andalan IDDC yang membantu pelaku usaha bertemu dan berkonsultasi tentang peningkatan nilai tambah serta daya saing produk melalui pengembangan desain. Klinik Desain juga ditunjang oleh studio foto, laser cutter dan 3D printer.

IDDC juga memfasilitasi produk yang memiliki desain inovatif untuk berpartisipasi pada ajang Design Award, seperti misalnya Red Dot Design Award 2016, di Jerman. “Lebih jauh kami berharap keberadaan IDDC ini dapat memperkuat citra Indonesia dengan potensi desain berkelas dunia,” kata Arlinda. Dalam peresmian tersebut, ditampilkan pula produk hasil kolaborasi desainer dan pelaku usaha yang berhasil menembus pasar internasional. Salah satunya adalah produk "Lampu Contong", hasil kolaborasi Harry Maulana (desainer DDS) dengan CV Mekar Abadi yang berhasil memperoleh buyer dari Korea Selatan. Ada juga produk furnitur karya Abie Abdillah (desainer DDS) yang telah memperoleh kontrak dagang dengan buyer Amerika. Ketika mengikuti pameran Milan Design Week 2016, produk Abie telah mendapatkan lisensi dan dibeli Capellini, sebuah brand ternama dunia asal Italia milik Giulio Capellini, untuk ditampilkan di ruang pamer New York dan Milan.(BW)