News»

Gelaran Jakarta Fashion Week Resmi Dibuka

Gelaran Jakarta Fashion Week Resmi Dibuka

News 24 Oktober 2016 Loading..

Jakarta Fashion Week 2017 telah resmi dibuka di Senayan City, Jakarta pada Sabtu, 22 Oktober 2016. Selama sepekan, hingga tanggal 28 Oktober 2016, ratusan desainer, baik dari label busana kebanggaan Indonesia maupun internasional, akan menampilkan karya terbaik mereka dalam pesta perayaan mode yang menjadi arahan mode tahun depan, serta mendapatkan sorotan publik dunia ini.
Menginjak penyelenggaraan di tahun kesembilan, Jakarta Fashion Week 2017 memberi warna yang semakin kuat dalam laju industri mode Indonesia. Rangkaian program yang digelar sejak awal tahun, seperti workshop, seminar, Buyer’s Room, Factory Visit, serta sejumlah prestasi yang diukir melalui partisipasi para desainer di berbagai pentas internasional, akan dilanjutkan dengan perayaan pesta mode akbar.

Pada gelaran Jakarta Fashion Week 2017 akan menampilkan fashion show kolaborasi dengan para mitra, berbagai organisasi dan pusat kebudayaan internasional, seperti British Council, Council of Fashion Designers of Korea, Korea Creative Content Agency, Korean Cultural Center, Amazon Tokyo Fashion Week – Japan Fashion Week Organization, Department of International Trade Promotion Thailand, Australia-Indonesia Centre, Virgin Australia Melbourne Fashion Festival, serta sejumlah kedutaan besar asing di Indonesia, yaitu Kedutaan Besar Australia, Kedutaan Besar Inggris, Kedutaan Besar India, Kedutaan Besar Jepang, Kedutaan Besar Korea Selatan, dan Kedutaan Besar Thailand. Fashion show kolaborasi tersebut menghadirkan nama-nama besar di dunia fashion, antara lain Lie Sang Bong dari Korea Selatan, Suzuki Takayuki dari Jepang, Ekà dan Amrich dari India, Richard Malone dari Inggris.

Meski pesta mode tahun ini diwarnai kehadiran para desainer mancanegara, Jakarta Fashion Week 2017 akan diawali dengan koleksi para desainer Indonesia Fashion Forward dari berbagai generasi, seperti Lotuz, Peggy Hartanto, Yosafat Dwi Kurniawan, Tex Saverio, Paulina Katarina, Bateeq, Byo, Jii by Gloria Agatha, Milcah, Major Minor, Sean & Sheila, ByVelvet, Friederich Herman, LEKAT.
Sejumlah desainer yang telah ditempa pengalaman dan prestasi dalam industri fashion Indonesia juga memastikan akan menampilkan koleksi terkini, antara lain Anne Avantie, Itang Yunasz, Musa Widyatmodjo, Didi Budiardjo. Sementara itu, para pencinta modest wear akan menjumpai arahan tren fashion tahun depan dari Etu by Restu Anggraini, Norma Hauri, Dian Pelangi, Jenahara, Ria Miranda, Rani Hatta, dan masih banyak lagi.
Kebangkitan kreativitas para desainer muda juga akan terlihat di runway Jakarta Fashion Week 2017, karena sejumlah sekolah mode sudah memastikan akan menampilkan karya anak didik mereka, seperti Abineri Ang Atelier et Createur de Mode, Binus Northumbria School of Design, LaSalle College Jakarta, Istituto Di Moda Burgo, dan tidak ketinggalan Esmod Jakarta.
 

Read More »
Kolaborasi Internasional Di Jakarta Fashion Week

Kolaborasi Internasional Di Jakarta Fashion Week

News 20 Oktober 2016 Loading..

Jakarta Fashion Week akan segera dihelat pada tanggal 22-28 Oktober di Senayan City – Jakarta. Event ini bertujuan untuk mengembangkan dunia mode di  Indonesia. Pada acara ini, Jakarta Fashion Week  melibatkan desainer-desainer Indonesia yang tergabung dalam program pengembangan kapasitas Indonesia Fashion Forward ke kancah internasional.

“Bekerja sama dengan berbagai organisasi dan institusi yang memiliki visi dan tujuan sama dengan Jakarta Fashion Week, yaitu mengembangkan dunia mode Tanah Air. Jakarta Fashion Week 2017 ini membawa misi penting dengan melibatkan desainer-desainer Indonesia yang tergabung dalam program pengembangan kapasitas Indonesia Fashion Forward ke kancah internasional, terutama ke beragam ajang pekan mode dunia,” ungkap Lenni Tedja, Direktur Jakarta Fashion Week.
Michelle Tjokrosaputro dari Bateeq, Anandia Maria Putri Harahap dari I.K.Y.K, Amanda Lestari dari LEKAT, Norma Moi dari Norma Hauri, dan Monique Soeriaatmadja dari SOE Jakarta hadir sebagai perwakilan dari desainer Indonesia Fashion Forward yang melakukan kolaborasi internasional di Jakarta Fashion Week 2017.

Di Jakarta Fashion Week 2017 nanti, Norma akan melakukan kolaborasi dengan perusahaan tekstil asal Negeri Sakura, yaitu Utic. Sementara itu, label Indonesia Fashion Forward generasi kelima, yaitu Bateeq, kembali melakukan kolaborasi dengan Suzuki Takayuki – desainer Jepang yang terkenal dengan konsep art clothing - sebagai bagian dari kerja sama antara Jakarta Fashion Week dengan Amazon Tokyo Fashion Week.

LEKAT dan SOE Jakarta akan menggelar koleksi kolaboratif dengan dua desainer muda asal Inggris, yaitu Billie Jacobina dan Rosella May, yang terinspirasi konsep sustainable fashion, atau mode berkelanjutan. Parade koleksi kolaboratif mereka tersebut merupakan bagian dari program residensi yang digelar oleh British Council di dua lokasi berbeda, yaitu Baduy, Banten, dan Pekalongan, Jawa Tengah, sejak Agustus 2016 lalu.

Kolaborasi antara desainer Korea dan Indonesia juga akan tampil dalam Jakarta Fashion Week 2017, sebagai bagian dari kerja sama antara Jakarta Fashion Week dengan Council of Fashion Designers of Korea, Korea Creative Content Agency, dan Korean Cultural Center. Desainer ternama dari Korea, Lie Sang bong, akan berbagi panggung Fashion Tent dengan TOTON, yang juga merupakan desainer Indonesia Fashion Forward generasi kedua dan memenangkan perlombaan perancang mode International Woolmark Prize kategori busana wanita untuk ronde Asia. Sementara itu, desainer muda Indonesia, I.K.Y.K., generasi keempat Indonesia Fashion Forward, akan berkolaborasi dengan fashion brand Korea, Twee x Hwangsung Park.

Jangan lewatkan event Jakarta Fashion Week 2017 pada 22-28 Oktober 2016 di Senayan City, Jakarta.

Read More »
Mesin Digital Super Cepat Dari MHM

Mesin Digital Super Cepat Dari MHM

News 11 Oktober 2016 Loading..

Satu perusahaan yang bergerak di bidang screen printing asal Austria, Machines Highest Mechatronic(MHM) akan merilis satu mesin baru dengan kemampuan yang diklaim super cepat. Prototype mesin ini menurut rencana akan dipamerkan di ajang SGIA yang digelar di Las Vegas minggu ini.

Pihak MHM sendiri seperti dirilis oleh theinkkitchen.com mengungkapkan bahwa mereka hanya akan memamerkan mesin barunya di pameran ini, dan tidak akan menerima pesanan sampai bulan Januari tahun 2017.

Dari lembar spesifikasi tertulis bahwa preorder dapat dilakukan mulai Januari 2017, sedangkan proses produksi akan dimulai pada bulan April 2017.

Mesin yang diberi nama iQ-Digital ini diklaim pihak MHM selaku produsen sebagai mesin yang memiliki kecepatan cetak digital hingga 1000 pieces per jam. Berikut spesifikasi lengkap dari iQ-Digital:

Read More »
BMS Graphics Bandung Raih Grand Champion Award

BMS Graphics Bandung Raih Grand Champion Award

News 10 Oktober 2016 Loading..

Impressions, Decorated Apparel Industry yang berpusat di Amerika Serikat, pada tahun 2016 ini mengadakan satu kontes pakaian dekorasi paling bergengsi dengan titel Impressions Award.  Kompetisi desain apparel dengan teknik Screen Printing ini digelar di Fort Worth Imprinted Sportswear Show di Fort Worth Texas pada tanggal 6-8 Oktober 2016.

Kompetisi desain apparel kali ini diikuti peserta dari berbagai negara termasuk Indonesia. Di tahun 2016 ini, Indonesia diwakili oleh Yohan Irwan dari BMS Graphics Bandung. Beliau merupakan praktisi Screen Printing yang cukup terkenal. Para juri yang menilai semua desain yang masuk pada kompetisi kali ini juga cukup bergengsi. Lee Caroselli-Barnes dari Balboa Threadworks, Richard Bloedow dari GS USA, Dane Clement dari Great Dane Graphics, Bill Gavin dari BG Tech Services, Alan Howe dari Saati, Deborah Hurd dari myembroiderymentor.com, Charlie Taublieb, owner dari Taublieb Consulting dan Mark Suhaldonik sebagai Textille Application Specialist dari GSG – Graphic Solutions Group.

Yang lebih membanggakan, Grand Champion Award kali ini berhasil diraih oleh BMS Graphics Bandung melalui satu desainnya yang bertitel “BMBX Mary”.  Karya ini juga dinobatkan sebagai Grand Champion of Screen Printing. Sementara Grand Champion of Embroidery diraih oleh Stitch’d Embroidery Development Pasadena melalui karyanya “Frantic Frog”.

Daftar Pemenang per Kategori secara keseluruhan adalah:

Multicolor Screen Printing on Light or Dark Garments
1st place: “BMBX Mary,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia

 
2nd place: “Gold Wing,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia

 
3rd place: “Camera,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia



True Process Color Screen Printing
1st place: “Lake Erie Greetings,” Elite Team Supply, Curtice, Ohio


2nd place: “Old Bay Summer Scene,” Mojo Art + Image, Baltimore, Md.


3rd place: “Lion of Judah,” Cornerstone Impressions, Fort Worth, Texas




Simulated Process Color Screen Printing
1st place: “Gold Wing,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia


2nd place: “Modern Guns,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia


3rd place: “BMBX Mary,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia

Special Effects Textile Screen Printing
1st place: “Einstein DJ,” Denver Print House, Lakewood, Colo.


2nd place: “Faux Metal Wolf,” Insta Graphic Systems, Cerritos, Calif.
3rd place: “Marley Flock,” Denver Print House, Lakewood, Colo.

Manual Textile Screen Printing
 

1st place: “Camera,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia


2nd place: “Hot Bike,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia


3rd place: “Midori Kami,” 3DG Graphics LLC, Austin, Texas



Most Creative Use of Screen Printed Logo/Mascot
1st place: “T&S Wood Plank,” Denver Print House, Lakewood, Colo.


2nd place: “Old Bay Steam Crab,” Mojo Art + Image, Baltimore, Md.


3rd place: “FMC Camo Accent Flag,” Mojo Art + Image, Baltimore, Md.



Outstanding Design: A Screen Print Artist’s Award

1st place: “Old Bay Steam Crab,” Mojo Art + Image, Baltimore, Md.
2nd place: “Camo Rip Skull,” Mojo Art + Image, Baltimore, Md.
3rd place: “Tide + Timber Crab,” Mojo Art + Image, Baltimore, Md.



Multimedia

1st place: “Peacock,” Quality Punch, Torrance, Calif.
2nd place: “1979,” Rambow, New London, Minn.


3rd place: “Dedicated to the One I Love,” Emerald City Embroidery, Tukwila, Wash.

Digitizing Artistry
1st place: “One World- Peace,” Quality Punch, Torrance, Calif.
2nd place: “Jungle Café,” Quality Punch, Torrance, Calif.
3rd place: “Tribal Wolf,” Inner Strength Design, Normal, Ill.



Most Creative Use of an Embroidered Logo/Mascot

1st place: “Frantic Frog,” Stitch’d Embroidery Development, Pasadena, Calif.
2nd place: “An Old Man,” Sign Digitizing, Coimbatore, India
3rd place: “Adopt a Pet,” Quality Punch, Torrance, Calif.

Embroidered Stock Designs

1st place: “Hen Party,” Star Punching, Gardena, Calif.
2nd place: “Curious Owl,” Quality Punch, Torrance, Calif.


3rd place: “Eagle Flag,” Star Punching, Gardena, Calif.



Direct-to-Garment Digital Apparel Decoration

1st place: “Gorilla Shock,” Inkme, Toms River, N.J.
2nd place: “The Rise of Cthulhu,” Team Glitter, Glenwood, Calif.


3rd place: “Royal Anubis,” Inkme, Toms River, N.J.

Sublimation on Finished Apparel
1st place: “Harlow Sammons Burnout,” Savi Customs, San Diego
2nd place: “Praying Hands,” Vapor Apparel, North Charleston, S.C.



3rd place: “S4 Octopus,” Vapor Apparel, North Charleston, S.C.



Most Creative Use of Heat-Applied Graphics (Digital Transfers, Cut-and-Sew or Print/Cut Materials)

1st place: “Stupid Fast Racing Hoodie,” Savi Customs, San Diego


2nd place: “Pac-Man,” River’s End Trading Co., Clarksville, Tenn.


3rd place: “Fishing Boardshorts,” Savi Customs, San Diego



People’s Choice Award (Voted best by ISS show attendees)
 

“Adopt a Pet,” Quality Punch, Torrance, Calif.(BW)

 

Read More »
Edukasi Generasi Muda Untuk Membatik

Edukasi Generasi Muda Untuk Membatik

News 03 Oktober 2016 Loading..

Memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober, Kementerian Perindustrian membuka Pameran Batik Budaya Bangsa.  Pameran ini dibuka oleh Dirjen Industri Kecil dan Menengah, Gati Wibawaningsih. Pembukaan pameran ini dihadiri pula oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia Yultin Ginanjar Kartasasmita, istri Wakil Gubernur DKI Jakarta Heppy Djarot Saiful Hidayat, serta Ketua Hari Batik Nasional 2016 Nita Kenzo.

“Kementerian Perindustrian terus berupaya mengedukasi para generasi muda Indonesia untuk belajar membatik. Langkah ini dalam rangka meningkatkan kecintaan terhadap batik sebagai warisan budaya dunia sekaligus mendorong penumbuhan wirausaha baru. Langka yang diambil antara lain, kami tengah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memasukkan kegiatan ekstrakurikuler membatik pada Sekolah Menengah Kejuruan,” kata Gati Wibawaningsih.

Gati meyakinkan, gerakan melestarikan, menggunakan dan mengembangkan batik sebagai warisan budaya selama ini telah mendongkrak permintaan batik nasional dan pertumbuhan industri batik di dalam negeri. “Peluang pasar batik saat ini juga sangat terbuka luas, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Nita Kenzo menyampaikan, Yayasan Batik Indonesia telah meluncurkan program menarik tahun ini, yaitu Batik Karya Saya guna memberikan rasa bangga pada generasi muda terhadap batik nasional. Program ini juga memberikan pelatihan membatik secara cuma-cuma kepada 50 siswa SMK 27 Jakarta. Sekolah tersebut dipilih lantaran memiliki jurusan tata busana.

"Kreativitas mereka sangat berkembang, termasuk saat membuat ornamen batik. Mereka sudah bisa membayangkan, jika membuat motif seperti ini nantinya pola bajunya akan seperti apa," kata Nita. Pelatihan tersebut telah diberikan sebanyak 13 kali selama September 2016. Para siswa memulai latihannya setiap pulang sekolah.

Upaya tersebut disambut baik oleh Puan, lebih lanjut Puan mengatakan, program pelatihan membatik ini perlu sinergi dengan pelaku industri untuk menyalurkan para lulusan. “Di samping itu, perlu juga sinergi untuk menyesuaikan kebutuhan industri saat ini. Biar sejalan antara lulusan dengan dunia kerja,” tegasnya.

Puan menambahkan, perlu program dan kegiatan strategis bersama antara Kementerian/Lembaga dengan pihak terkait dalam mempertahankan kearifan lokal terutama untuk mengajak generasi muda Indonesia memahami dan memakai batik buatan dalam negeri. “Diperlukan juga sosialisasi secara masif kepada anak-anak agar mengetahui batik jenis apa yang dipakai dan jangan pakai yang impor,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Gati mengatakan, pihaknya aktif melakukan kegiatan promosi dan fashion show melalui berbagai event baik di domestik maupun internasional yang berhasil menarik perhatian masyarakat dunia terhadap batik Indonesia. “Bahkan, kegiatan tersebut mampu meningkatkan permintaan ekspor batik nasional. Batik juga dapat mengeksplor karya kreatif mulai dari tingkatan perajin batik hingga fashion designer,” paparnya.

Kemenperin selama ini terus berupaya meningkatkan daya saing industri batik nasional dengan berbagai upaya antara lain melalui bimbingan teknis, pendampingan tenaga ahli, fasilitasi mesin dan peralatan, serta fasilitasi promosi dan pameran. “Saat ini pembinaan industri batik juga diarahkan untuk menggunakan zat warna alam untuk mewujudkan industri batik yang ramah lingkungan sesuai dengan isu green industry,” papar Gati.

Tantangan yang juga dihadapi oleh industri Industri batik nasional adalah adanya produk tekstil motif batik dengan harga yang jauh lebih murah dan diproduksi dalam jumlah besar. Untuk itu, diperlukan regenerasi pembatik dan standardisasi produk.  “Kami telah menyusun Standar Nasional Indonesia (SNI) produk batik dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk perajin batik,” ujarnya.

Read More »