Pameran 3 in 1 Industri Percetakan

News 13 September 2016 Loading..
News

Pada 7-10 September 2016 kemarin, digelar pameran 3 in 1 terbesar dari industri percetakan  yang menggabungkan industri plastik (Indoplas), industri kemasan (Indopack) dan industri grafika/percetakan (Indoprint) di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Event ini digelar Messe Duesseldorf Asia yang menggandeng PT Wahana Kemalaniaga Makmur (Wakeni).

Ajang ini diikuti sekitar 400 peserta pameran dari 20 negara antara lain Indonesia, China, Jerman, Singapura, Taiwan, Korea Selatan, India, Singapura, dan negara-negara lain yang menggelar alat, mesin dan teknologi mutakhir yang berhubungan dengan industri percetakan, kemasan, dan industri plastik.

Direktur Wakeni Rini Sumardi mengaku optimistis bahwa industri plastik, kemasan dan percetakan dapat mencapai pertumbuhan yang baik, sehingga nilai transaksi di tiga bisnis itu mencapai lebih dari US$ 9,6 miliar tahun ini.

“Pameran Indoplas, Indopack, dan Indoprint tahun 2016 ini kita targetkan 20.000 orang pengunjung, mudah-mudahan terjadi transaksi bisnis sesuai target, meski pertumbuhan ekonomi kita kurang kondusif,” kata Rini

Industri packaging di Indonesia masih terus bertumbuh. Tiap tahunnya, rata-rata pertumbuhan industri packaging mencapai 7%. Pertumbuhan tersebut, dikatakan Direktur Eksekutif Federasi Pengemasan Indonesia Henky Wibawa, sejalan dengan geliat industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dan Food & Beverages (F&B)–yang notabene membutuhkan kemasan untuk membungkus produk.

Pesatnya pertumbuhan konsumsi makanan dan minuman di Indonesia cukup meyakinkan kata Gernot Ringling Direktur Pelaksana Messe DC . Disebutkan, konsumsi khusus kemasan makanan sebesar 12 juta ton (2011) yang akan menjadi lebih 15 juta ton pada tahun 2016. Indonesia merupakan pengguna kemasan makanan terbesar ke-4 di Asia setelah China, India, dan Jepang. Seorang pemerhati lingkungan mengatakan, pesatnya indusri makanan, minuman serta industri pendukung seperti industri kemasan akan berdampak luas terhadap lingkungan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Pengembang Bisnis Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) Budi Santoso Sadiman menambahkan, saatnya bagi para pebinis industri plastik, kemasan dan percetakan untuk memperoleh informasi terkini tentang perkembangan mesin-mesin dan perlatan terbaru yang wajib dibeli.

Pada event pameran ini juga dihadirkan berbagai seminar, salah satunya adalah PRINTALKSHOW yang mengambil tema Trend Teknologi Cetak After Drupa 2016. Seminar ini menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya. Seminar ini diadakan oleh KOPI (Komunitas Printing Indonesia) yang disupport oleh WAKENI dan 3 media partner PrintMedia, PrintPack dan Printex.