Perserta Seminar IAPE dari Berbagai Daerah

News 06 Maret 2015 Loading..
News

Pengunjung pameran IAPE 2015 Solo, Jawa Tengah datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatra. Mereka datang bukan hanya ingin menyaksikan produk-produk unggulan dan canggih yang ditampilkan oleh berbagai vendor yang menjadi peserta pameran.

Para peserta datang dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Sumatera Selatan. Mereka datang untuk mengikuti seminar yang digelar penyelenggara yang menghadirkan para pakar sebagai pembicara.

Pada hari pertama IAPE 2015 digelar seminar dengan menampilkan para pembicara yakni Donna Gultom, Direktur Kerjasama ASEAN Kementerian Perdagangan, Charlie Tayblieb, tokoh screen Printing Dunia dan Benny S Rahardjo praktisi dan penulis buku Screen printing Sourcing Handbook.

Seminar hari pertama berjalan sukses dengan menginformasikan berbagai hal dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan diterapkan pada awal tahun 2016 nanti. Donna Gultom menyampaikan perihal peluang industri garmen dalam menghadapi MEA sebagai pasar tunggal.

Kita semua harus menghadapi pasar tunggal ini, berbagai produk dan hadir secara leluasa tanpa mengenai batas Negara. Pemerintah sendiri akan membuat Teknopark di 100 kabupaten dan kota di Indonesia.

Selain itu, para pelaku usaha harus mempersiapkan dengan sertifitasi mandiri sehingga produk dan jasa yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia berdaya saing dan mampu mengangkat perekonomian kita.

Sementara Charlie menyampaikan berbagai informasi terkait bisnis penggiat sablon. Para pelaku usaha diwajibkan membuat perencanaan dan pengawasan yang matang untuk menghasilkan produk berkualitas seperti standar operasi, quality control dan sample.

Prosedur dan manajemen yang baik saling terintegrasi satu bagian dengan bagian lainnya. Jangan sampai satu bagian menghambat bagian yang lainnya, karena satu terlambat dipastikan yang lainnya juga mengalami keterlambatan.

Para peserta yang datang dari berbagai daerah tetap semangat dan tekun mengikuti seminar hingga akhir. Mereka tidak menyia-nyiakan informasi yang diberikan oleh para pembicara.