The Chromaline Exposure Calculator

Screen Printing 23 Maret 2016 Loading..
Screen Printing

Untuk mengendalikan seluruh proses produksi screen printing diperlukan alat ukur waktu penyinaran yang tepat saat meng-afdruk screen. Berikut kami perkenalkan salah satu alatnya yaitu “Chromaline Exposure Calculator”, berupa selembar film.

Pengenalan komponen dari alat ukur ini.
Area A – Line Resolution Targets. Merupakan area kalkulator yang Anda gunakan pertama. Terdiri atas lima pasang kotak dengan garis-garis didalamnya yang dinamakan Target Resolusi Garis. Perhatikan angka diantara pasangan dalam target ini.
Area B. Quality of Print Check. Area dari kalkulator ini sebaiknya digunakan setelah Anda memperoleh perhitungan yang tepat. Pemeriksaan kualitas
adalah tiga paragrap dari contoh cetak dengan huruf ukuran 8, 6 dan 4 point.
Area C. Halftone Reproduction Targets. Gunakan area ini ketika Anda bekerja dengan gambar nada setengah (= gambar raster).

Petunjuk penggunaan
1. Letakkan Kalkulator di atas screen. Letakkan kalkulator di atas screen sehingga emulsi akan menempel langsung dengan stensil (obat afdruk). Untuk mengetahui sisi emulsi dari kalkulator, ketika memegang kalkulator, bagian coakan berada di sisi kanan atas, sisi emulsi dari kalkulator
menghadap Anda.
2. Menyinari Screen. Sinari screen dua kali lebih lama dari waktu yang Anda perkirakan tepat dengan menggunakan Lampu UV. Catat dan namai dengan Waktu Tes Penyinaran. Waktu tes penyinaran = perkiraan waktu penyinaran X 2.
3. Kembangkan (Develop) Screen. Kembangkan screen, kemudian keringkan. Screen yang basah akan mengembung dan dapat salah pengukurannya.
4. Pelajari Target resolusi garis (Area A) di stensil untuk menentukan waktu penyinaran yang tepat. Perhatikan hanya area A saja. Area B dan C mungkin nampak penyinarannya seperti berlebih. Lihat pada setiap pasangan dari target
resolusi garis dan pilih yang terjelas, dan gambar yang paling tajam, Catat nomer
diantara pasangan terbaik dan lanjutkan ke langkah kelima. Catatan: Bila tidak
mungkin memilih image dari satu pasangan yang “terbaik” , lakukan salah satu hal berikut, tergantung dari apa yang anda lihat.

• Bila seluruh target resolusi garis “hilang tercuci”, mulai lagi langkah 1 dan dua kalikan lama penyinaran dari waktu penyinaran awal. Catat waktu penyinaran kedua ini yang lebih lama.
• Atau, jika jika seluruh target resolusi garis “saling berhimpitan”, mulai lagi langkah 1 dan kurangi waktu penyinaran dengan setengahnya. Catat waktu penyinaran baru yang lebih pendek.
Catatan : Terkadang anda tidak dapat melihat pasangan target degan garis yang tajam dan jelas. Sebagai contoh, Taret nomer 0,50 mungkin terlalu gemuk dan target nomer 0,33 banyak yang hilang. Pilih angka yang mungkin berada diantara target yang mungkin tidak terlalu tepat. Pada contoh yang diberikan, 0,40 mungkin berfungsi untuk mendapatkan waktu penyinaran yang tepat.
5. Gunakan rumus ini untuk menentukan waktu penyinaran yang tepat.
Angka Target Terbaik X Waktu Tes Penyinaran = Waktu penyinaran yang tepat.
Contohnya : 0,50 X 2 menit = 1 menit.
6. Bagaimana menggunakan Area B untuk memeriksa Kualitas Cetak. Buat stensil baru dengan menggunakan waktu penyinaran yang tepat dari hasil percobaan langkah ke 5. Lihat Print Quaity Check copy .

Tanya diri sendiri: Seberapa jelas dan tajam setiap hasil cetak pada setiap paragrap? Apakah sudah sesuai dengan harapan anda untuk kejelasan dan ketajamannya pada bahan yang anda cetak. Apabila paragrap pada Area B diatas stensil anda harapkan lebih jelas dan lebih tajam, pertama lakukan ini:
1. Periksa dua kali, waktu penyinaran anda yang tepat pada pasangan pertama (1:00) pada target resolusi garis di Area A. Gambar akan tajam dan jelas bila waktu penyinaran anda sudah tepat. Jika anda sudah menggunakan waktu penyinaran yang tepat, anda mungkin perlu melakukan satu atau dua perubahan
untuk memperoleh gambar yang lebih tajam dan lebih jelas.
i. Gunakan screen dengan jumlah mesh lebih tinggi /halus
ii. Periksa emulsi/ketebalan film
iii. Gunakan jenis sistem emulsi Chromaline yang berbeda. Tanyakan kepada penjualnya.
7. Petunjuk membaca Target Area C , Target reproduksi Nada setengah (gambar raster).
1. Buat stensil baru sesuai dengan waktu penyinaran yang sudah kita tentukan di langkah 5.
2. Perhatikan Area C pada screen anda. Nampak 3 set pola raster dari 0 – 100%. Ada 65, 85 dan 100 raster garis. Catatan : Kalkulator penyinaran berfungsi baik pada titik raster bulat, dibanding bentuk persegi atau elips/ oval. Bagaimana Jarak lampu mempengaruhi hasil penyinaran, beginilah hubungan antara jarak lampu ke film dan waktu penyinaran : Ketika jarak lampu ditambah, waktu penyinaran akan bertambah pula secara proporsional dengan kuadrat dari jaraknya.

Sebagai contoh, jika waktu penyinaran adalah 3 menit pada jarak satu meter, maka waktu penyinaran menjadi empat kali waktu penyinaran pertama = 12 menit, pada saat jarak lampu dua meter, sembilan kali atau 27 menit, bila jaraknya menjadi tiga meter. Ini hanya sekedar contoh. Waktu dan jarak akan bervariasi, tergantung dari
ketebalan stensil, peralatan yang digunakan dan kondisi dari tempat kerja kita. (BS)