Tinta Waterbase

Screen Printing 11 November 2014 Loading..
Screen Printing

Penulis: Benny Rahardjo

Tinta ini paling umum dan paling banyak digunakan di Indonesia. Selain murah, tinta ini juga sangat mudah digunakan karena tidak memerlukan peralatan pengering yang mahal. Total biaya pengoperasiannya relatif rendah.

Pada dasarnya tinta waterbase ada 4 jenis, yaitu :
► Rubber White
► Rubber Semi / Mat
► Rubber Clear
► Extender

Tinta Ruber White
Tinta jenis rubber white biasanya digunakan untuk mencetak di atas kain dengan dasar gelap. Tinta ini pekat sehingga dapat menutup warna kain dengan baik. Tinta rubber white juga biasa digunakan untuk underbase. Di sini, underbase difungsikan sebagai penutup warna kain sebelum dicetak dengan warna terang di atasnya. Beberapa printer juga menggunakan rubber white ini untuk dicampur langsung dengan pigmen pewarna, khususnya untuk warna-warna muda seperti pink, kuning muda, hijau, dan lain-lain. Namun tidak disarankan menggunakan tinta rubber white untuk dicampur langsung untuk warna tua. Sebab, tinta ini memiliki kandungan titanium (pigmen putih) sehingga akan memakan banyak pigmen. Ini akan mengakibatkan over pigment. Konsekuensinya, hal ini akan menyebabkan tinta mudah luntur saat dicuci.

Tinta Rubber Semi / Mat
Tinta rubber semi digunakan untuk dicampur dengan pigmen pewarna langsung, baik untuk warna muda maupun warna tua. Sesuai dengan sebutannya, tinta rubber semi ini memang memiliki campuran titanium yang lebih sedikit dibanding dengan rubber white. Titanium memang diperlukan agar tinta memiliki kepekatan yang baik untuk menutup pori-pori kain.

Tinta Ruber Clear
Tinta rubber clear memiliki dua fungsi, yaitu dapat digunakan sebagai underbase dan top coat sekaligus. Beberapa printer dengan kualitas ekspor mengunakan tinta rubber clear ini untuk underbase karena beberapa alasan:
1. Jika Anda menggunakan tinta underbase, clear dan terjadi misprint atau   meleset, hal itu tidak akan terlihat. Ini berbeda dengan underbase white.
2. Tinta underbase clear juga tidak menimbulkan bintik-bintik putih jika permukaan hasil cetak kurang rata atau kurang tertutup dengan sempurna.
3. Tinta rubber clear tidak mengandung titanium powder sehingga hasil cetakan awal akan lebih halus atau rata. Hal ini akan banyak mempengaruhi hasil cetakan di atasnya.

Tentu saja dengan menggunakan underbase clear Anda memerlukan cetakan berulang-ulang yang sangat dihindari oleh printer untuk produk lokal. Silahkan mencoba dan Anda akan mengetahui perbedaannya.

Tinta Extender
Tinta extender ini hampir mirip dengan tinta rubber clear. Tinta extender juga transparan, tetapi sebenarnya sangat jauh berbeda. Tinta extender hanya digunakan pada kain putih. Tinta extender akan menghasilkan cetakan yang sangat soft. Tinta ini juga cocok digunakan untuk proses cetak separasi 4 warna (CMYK). Beberapa pelanggan saat ini menginginkan hasil cetakannya mendekati tinta extender secara handfeel atau kelembutan pegangannya.
Dalam perkembangannya, banyak produsen kemudian menciptakan beberapa tinta special effect. Tinta special effect yang pertama diciptakan adalah puff atau timbul. Beberapa tinta waterbase special effect lainnya antara lain Discharge, Burn Out, Glow in the dark, Reflektif, Foil, Flocking, Glitter, Cristalina, Metallic, Brom.
Beberapa nama di atas bukan seperti flock, glliter, maupun foil. Ini bukan tinta murni tetapi bahan aplikasi untuk screen printing.