Tags Equipment»

Teknologi Print Head Digital Printing

Teknologi Print Head Digital Printing

Digital Printing 30 Juni 2015 Loading..

Penulis: Budi Santoso

Pada tahun 1990 Print Head mulai diperkenalkan dan ini menjadi langkah awal digital printing. Penetrasi pasar digital printing ke pasar tradisional secara keseluruhan masih relatif kecil tetapi industri ini tumbuh signifikan.

Print head sebagai kunci keberhasilan dari digital printing. Komponen ini menjadi otaknya untuk kecepatan produksi, kehandalan kinerja dan kualitas printing. Memang print head tidak dapat berdiri sendiri karena harus didukung komponen lain dan software.

Hadirnya print head yang baru dan lebih cepat mendorong perkembangan dan pertumbuhan digital printing. Teknologi print head ada dua jenis yaitu Piezo print head dan Thermal Printhead.

1. Piezo Printheads.

Print head Epson Micro Piezo, elemen piezoelektrik mikroskopis (seperti kristal dan keramik) yang dibuat di belakang Print nozzel. Ketika muatan listrik diterapkan, elemen-elemen ini menekuk ke belakang, dan mengeluarkan jumlah yang tepat dari tinta ke substrat.

Muatan listrik dapat diaktifkan dan dinonaktifkan seperti switch, ada sejumlah besar kontrol atas tingkat tinta yang dikeluarkan melalui nozzle sementara juga dapat menciptakan titik bulat sempurna pada ukuran tetesan yang berbeda.

 

Diagram 1_Cara Kerja Epson Micro Piezo

Piezo selain digunakan Epson juga menjadi andalan printer Spectra dan Ricoh. Sebelumnya juga dipakai Mutoh, Roland, dan Mimaki. Mimaki menjadi mitra pertama mereka,

Print head Epson digunakan puluhan merek Cina yakni menggunakan print head Epson DX. Sedangkan Epson hadirkan Epson eco-solvent printer, sehingga printer pengguna print head Epson saling bersaing berebut pasar.

Printhead Epson juga digunakan ribuan printer di seluruh dunia tetapi dianggap sebagai entry-level dibandingkan dengan tingkat industri merek print head Jepang lainnya.

Sementara itu, Konica Minolta dari Jepang diakui di seluruh dunia dan memberikan pengetahuan dan keahlian. Dalam enam tahun terakhir pangsa pasar Konica Minolta meningkat, terutama pada printer mid-level.

Penggunaan print head Ricoh perlahan namun pasti sedang mengambil pangsa pasar, Produk Xaar, Konica Minolta dan Spectra dengan mudah dijumpai di banyak pameran-pameran. Print head Ricoh khususnya banyak digunakan untuk printer textile, Mimaki TX500 menggunakan printhead Ricoh Generasi 5.

Perusahaan Fujifilm Dimatix atau biasa disebut dengan Spectra dulu sangat terkenal dengan film untuk kamera, saat ini banyak berkonsentrasi di pembuatan print head, beberapa type keluaran spectra print head antara lain Galaxy, Nova, Polaris dan beberapa type lainnya, produk printer terkenal yang menggunakan Spectra Print head salah satunya adalah Kornit digital Printing.

2. Thermal Printheads.

Teknologi inkjet thermal menggunakan panas, Sebagai lawan listrik, untuk memaksa tinta dari print head ke permukaan substrat. Secara konseptual mirip dengan gelembung air saat direbus.

Teknologi inkjet thermal bekerja dengan electrifying resistor mikroskopis dibelakang print nozzle, menciptakan panas yang hebat yang menguapkan tinta untuk membuat gelembung yang mengembang begitu cepat, tinta secara harfiah meledak ke kertas.

Setelah mengeluarkan tinta, ruangan kemudian mendingin dengan cepat untuk memungkinkan lebih banyak tinta untuk mengisi ruang dan proses ini diulang kembali.

 

Diagram 2_Cara kerja thermal inkjet print head

Beberapa Printer yang menggunakan print head Thermal antara lain Canon, HP dan Lexmark. Canon printheads seringkali disebut dengan Bubblejet, semua printer canon menggunakan Print head jenis Thermal.

HP menginvestasikan jutaan dollar untuk memajukan teknologi printhead thermal. Printing HP Latex telah merevolusi industri cetak large format, HP memberikan fleksibilitas tak tertandingi dan kualitas luar biasa ditambah dengan standar lingkungan yang sangat tinggi.

Dengan produk yang dapat diaplikasi baik di dalam atau di luar ruangan, seperti pada mobil, dinding, tekstil, dan banyak lagi, dengan teknologi latex HP berusaha menjadi pioneer dibidang industry Digital Printing.

Dengan Teknology latex HP seolah-oleh ingin mengibarkan bendera dan meniup terompet peperangan di industri digital printing, dengan maksimum produktifitas 77 m2/ jam untuk produk indoor dan 180m2/jam untuk produk Outdoor menjadikan HP Latex 3000 salah satu pioneer dibidangnya.

Read More »
Desain Mudah Dengan Wacom Cintiq Companion

Desain Mudah Dengan Wacom Cintiq Companion

Graphic & Design 02 Juli 2015 Loading..

Penulis: Bambang Wisanggeni

Perkembangan teknologi membawa beragam kemudahan pada segala aktivitas yang dilakukan. Tidak terkecuali pada mereka yang berprofesi sebagai graphic desainer. Hadirnya perangkat-perangkat baru yang canggih memudahkan mereka dalam membuat desain atau gambar.

Salah satu perangkat yang sanggup memanjakan para graphic designer adalah perangkat yang diproduksi oleh Wacom Co., Ltd, satu perusahaan peralatan elektronik yang berdiri pada 12 Juli 1983 dan berpusat di Saitama, Jepang.

Telah banyak perangkat yang diciptakan oleh Wacom diantaranya Bamboo, Intuos dan Cintiq. Dan di tahun 2015 ini Wacom kembali menghadirkan produk andalannya dari lini series Cintiq dengan nama Cintiq Companion. Seperti produk Cintiq lainnya, perangkat terbaru Wacom ini merupakan produk Pen Display yang akan menghadirkan pengalaman menggambar pen on screen dengan detil dan akurasi yang indah.

Desain

Wacom Cintiq Companion hadir dengan desain yang ergonomis. Bentuknya kotak dengan sudut yang tidak lancip. Desainnya terbuat dari bahan polycarbonate yang diberi sentuhan akhir warna hitam doff, sementara bagian belakangnya diberi aksen warna silver. Perangkat ini juga dilengkapi dengan 3 ukuran penyangga layar(stand) masing-masing 22, 35 dan 50 derajat. Anda dapat memilih stand mana yang menurut anda nyaman dalam menggambar. Berat perangkat berkisar 1.8kg dengan dimensi 375 x 248 x 19mm.

Layar

Cintiq Companion memiliki layar sentuh berukuran 13.3inci dengan resolusi FullHD, 1920 x 1080piksel. Layarnya sendiri menggunakan teknologi TFT LCD IPS yang diperkuat dengan teknologi Tempered Glass. Layar perangkat ini juga telah mengadopsi teknologi Multi Touch Gestures sehingga and dapat dengan mudah mengatur zoom in, zoom out maupun merotasi desain anda.

Performa

Perangkat terbaru Wacom ini berjalan di sistem operasi Windows 8.1. Untuk performa yang handal, Wacom membekali Companion dengan prosesor Intel generasi ketiga, Intel Core i7-3517U dengan kecepatan 1.9GHz. Untuk menunjang kecepatan prosesor, disematkan RAM DDR3 dengan kapasitas sebesar 8GB, sedangkan harddisk storagenya memiliki kapasitas 256GB. Untuk kartu grafisnya, Wacom mempercayakan kepada Intel HD Graphics 4000.

Wacom Pro Pen

Sebagai satu perangkat yang ditujukan bagi para graphic designer ataupun mereka yang gemar menggambar, Wacom melengkapi perangkat ini dengan pena yang telah didesain dan mengalami peningkatan dari seri-seri sebelumnya. Wacom Pro Pen ini memiliki tingkat tekanan hingga 2048 level membuat anda dapat menggambar layaknya diatas kertas. Pena ini juga didesain dengan baik sehingga memberikan kenyamanan saat digenggam dan saat menggambar. Wacom Pro Pen ini memiliki resolusi  hingga 5080 lines per inch(lpi).

 

Wacom Cintiq Companion ini telah dilengkapi dengan beragam software desain yang cukup familiar seperti Adobe Illustrator, Adobe Photoshop, InDesign dan lain sebagainya. Anda juga dapat mencontoh gambar lain dengan cara tracing, bahkan perangkat ini mampu menangkap gambar yang di trace dengan ketebalan mencapai 1cm.

Spesifikasi:

Dimensi                : 375 x 248 x 19mm

Berat                     : 1.8kg

Stand                    : 3 (22, 35, 50 derajat)

Layar                     : IPS LCD Multi Touch Screen 13.3inci, FullHD, 1920 x 1080piksel, Tempered Glass, 16.7 million colours

Prosesor              : Intel Core i7-3517U, 1.9GHz

RAM                      : 8GB DDR3

Graphics              : Intel HD Graphics 4000

HardDisk             : 256GB

Pro Pen                : 2048 pressure levels, 5080 lines per inch, extra 9 nibs

Read More »
East vs West Screen Printing

East vs West Screen Printing

Screen Printing 08 September 2016 Loading..

Industri sablon atau screen printing di Indonesia dikenal ada dua kubu yaitu “West Coast” (modern) dan “East Coast” (tradisional). West Coast lebih mengedepankan peralatan yang canggih dan serba automatis sedangkan East Coast lebih pada penggunaan peralatan tradisional dan skill untuk menghasilkan hasil printing yang baik dan berkualitas.

Untuk mengetahui lebih jauh perbedaan dua kubu di industri sablon, berikut kami uraikan lebih jauh.

West Coast

Kubu West Coast merupakan kubu Modern yang memiliki peralatan paling muktahir di dalam industri screen printing dewasa ini, seperti mesin Carousel printer atau bahkan mesin Oval yang canggih.

Para penganut kubu ini berpikir bahwa sangat perlu menggunakan peralatan-peralatan mutakhir untuk menunjang bisnisnya. Kubu ini sangat concern pada hal-hal tehnik seperti Screen Tension, Screen Mesh, screen frame, squeegee type dan lain sebagainnya.

Untuk target pasar atau market, West Coast memiliki market di industri berskala besar, karena itu mereka perlu mempersiapkan kapasitas produksi yang sesuai dengan harapan atau target. Pada umumnya kubu ini sudah memiliki jaringan yang cukup memadai di dalam industri terkait seperti industri Garmen.

Kelebihan West Coast

Dengan memiliki pengetahuan yang cukup dalam industri screen printing dan juga ditunjang peralatan yang canggih, tentu saja kubu West Coast memiliki kelebihan dalam kapasitas produksi dan juga kualitas yang stabil. Mereka mampu memproduksi pekerjaan dalam jumlah banyak dan memenuhi syarat untuk memperoleh pekerjaan dari brand-brand ternama seperti Nike, Adidas, Puma, Under Armor dan lain sebagainya.

Di samping dapat memenuhi kapasitas besar kubu west coast juga tidak terlalu mengkhawatirkan keluar masuknya tenaga kerja printing yang ahli, karena mereka menggunakan mesin dan hanya membutuhkan operator yang dapat dididik dalam waktu singkat.

Kelemahan.

Sudah barang tentu, untuk digolongkan dalam kubu West Coast diperlukan permodalan yang sangat besar, seperti tempat yang memadai, daya listrik yang besar dan juga modal untuk membeli peralatan yang berharga sangat mahal.

Selain itu, kubu West Coast juga cukup sulit memproduksi pesanan dalam kapasitas kecil, karena kapasitas produksi mesin sangat cepat dan besar sehingga kurang efisien jika digunakan untuk memproduksi dalam jumlah kecil.

Untuk resiko, tentu saja dengan menggunakan modal yang besar resiko yang harus dihadapi juga menjadi lebih besar, jika usaha tidak berjalan dengan semestinya maka resiko kerugian juga menjadi besar pula.

Kubu East Coast

Bagi kubu East Coast, mereka lebih melihat screen printing atau sablon sebagai industri kreatif. Mereka berfikir bisa menggunakan peralatan-peralatan tradisional saja, sehingga kubu ini beranggapan bahwa tanpa menggunakan peralatan yang canggih pun mampu dihasilkan printing yang baik dan berkualitas.

Kubu East Coast, banyak yang membanggakan sinar matahari. Sinar matahari yang mereka gunakan lebih canggih daripada meja expose mana pun di dunia. Mereka juga sangat bangga dengan hasil printingnya karena bisa dikatakan dapat sama atau mendekati dengan hasil cetak mesin canggih sekali pun.

Kelebihan.

Majalah Printex sebelumnya pernah membahas untuk membuka bisnis screen printing secara tradisional tidak memerlukan modal besar, hanya perlu beberapa puluh juta saja kita sudah bisa mulai melakukan bisnis screen printing.

Mereka penganut kubu East coast tidak menggunakan mesin berkapasitas besar, karena itu East coast lebih efisien untuk mengerjakan pekerjaan dalam jumlah atau kapasitas kecil.

Kubu East Coast sangat cocok untuk pemula karena tidak memerlukan permodalan yang besar, maka jika bisnis tidak berjalan dengan semestinya, kerugian yang ditanggung tidaklah besar.

Kelemahan.

Dengan menggunakan peralatan yang boleh dikatakan sederhana maka kapasitas yang dapat dihasilkan tentu saja jauh dibawah screen printing yang telah menggunakan mesin automatis. Jika ingin menambah kapasitas tentu saja memerlukan tenaga kerja yang handal lebih banyak, tetapi untuk mencari tenaga printer yang handal tidaklah mudah. Tenaga handal tentunya memerlukan skill dan pengalaman yang cukup lama.

Beberapa perusahaan besar juga kurang mempercayai kubu East Coast terutama didalam hal kapasitas produksi.

Kesimpulan

Tidak ada yang salah dalam memilih salah satu kubu, karena masing-masing kubu memiliki kelebihan dan kelemahan. Apapun kubu yang Anda pilih, ada beberapa hal yang harus di penuhi oleh kedua belah kubu, antara lain :

Film Positif.

Apa pun kubu yang Anda pilih, akan selalu menggunakan film positif yang baik, jangan menggunakan kertas kalkir, meskipun dapat digunakan dan sangat murah harganya. Kertas kalkir sangat mudah kusut bahkan sebelum digunakan sekalipun sehingga menggangu registrasi gambar.

Screen Frame.

Disarankan untuk menggunakan screen frame aluminium, meskipun harganya jauh lebih mahal dibanding menggunakan frame kayu. Frame aluminium lebih tahan lama atau awet dan dapat digunakan untuk tension yang tinggi.

Exposure.

Memang benar, tidak ada lampu di dunia yang dapat menandingi sinar matahari, tetapi harus diingat bahwa matahari tidak selalu memberikan sinar yang paling terik karena akan dipengaruhi factor cuaca. Cuaca berpengaruh cukup besar dan tanpa dapat diprediksi perubahannya.

Inks.

Secanggih apa pun peralatan yang dimiliki, jika menggunakan tinta dengan kualitas yang jelek, maka akan menghasilkan kualitas cetak yang jelek pula. Oleh sebab itu gunakan selalu tinta dengan kualitas yang baik.

Selamat berkarya. (Benny S. Rahardjo)

Read More »
Tantangan Buat Pakaian Fitness

Tantangan Buat Pakaian Fitness

Screen Printing 13 September 2016 Loading..

Sebelum menerima order membuat pakaian fitness, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan para sabloner. Mengerjakan pakaian ini menawarkan tantangan menarik. Beberapa kendala yang harus dipikirkan sebelum menerima pekerjaan garmen ini.

Pakaian fitness memiliki sifat yang unik, karena itu harus pandai membandingkannya dengan pakaian biasa. Penyablon juga harus memutuskan metode dekorasi terbaik. Semua itu tergantung dari cara mempersiapkan, menerapkan, dan pilihan garmennya.

Untuk pakaian fitness, ada beberapa hal yang harus diketahui. Pakaian ini dapat diindentifikasikan sebagai pakaian performa, tetapi mempunyai kompresi atau bahan "dry-wicking".  Secara spesifikasi pakaian ini dibuat elastis untuk beban, cardio, yoga, olahraga, kelenturan dan lain lain.

Pakaian fitness dapat dikelompokan sesuai fungsinya, misalnya kelompok alat kompresi, garmen dry-wicking, dan alat panas dan dingin. Pengelompokkan ini untuk membantu penjualan, tetapi kurang membantu dalam tahap produksi.

Sementara itu, dalam hal dekorasi pakaian fitness, ada empat faktor yang mempengaruhi dan harus diperhatikan oleh para penyablon yaitu komposisi bahan dan kelenturan, area dekorasi garmen dan komposisi garmen.

Komposisi Bahan

Dalam membuat pakaian fitness, komponen bahan kadang sulit ditentukan. Untuk menghasilkan performa t-shirt yang lentur dibutuhkan bahan lycra dan spandex. Namun, perlu diketahui bahan ini mempengaruhi hasil akhir sablon. Jika ingin mencoba produk baru sebaiknya lakukan diskusi dengan supplier agar tidak ada kejutan selama produksi.

Tantangan yang harus pikirkan menyangkut bahan pakaian fitness adalah

  1. Bahan dan benang  yang sensitif kepada panas atau jahitan terjadi distorsi atau rapuh saat proses pengeringan.
  2. Bahan sintetis yang mungkin menolak tinta dan penempelan sablon atau membutuhkan tinta katalisator untuk di washfast. Seperti nilon dan bahan lainnya.
  3. Bahan yang sangat tipis atau bahan mesh-weave mungkin akan mentransferkan tinta kepada bahan lain.
  4. Warna garmen mungkin akan menyublim kepada tinta atau bagian lain dari garmen saat heat pressing.
  5. Permukaan yang tidak konsisten juga dapat menyebabkan hasil sablon seperti rusak atau using. Ini juga dapat terjadi apabila bahan terlalu menyerap dan tinta terlalu encer.

Lawan semua masalah itu adalah dengan mendapatkan spesifikasi jelas dari suplier. Sebaiknya minta bahan ekstra dan ambil waktu untuk mencoba metode dekorasi di bahan sebelum  produksi.

Kelenturan Bahan

Dengan bahan lentur, para decorator harus memilih, akan menyablon dengan tinta stretch atau menyablon dengan tinta biasa serta memperkirakan resiko distorsi ketika pakaiannya dipakai. Masalah ini bisa menjadi rumit apabila bahannya dibuat di bahan besar dan bergaris karena hasil sablon akan retak ketika di lenturkan. Modifikasi tinta akan dilakukan dengan menambahkan kelenturan dan terkadang mengurangi ketebalan. Pengujian diperlukan untuk memastikan permorma pakaian.

Solusi populer –salah satu pilihan bagus untuk pakaian kompresi custom dan sintetis –dengan menggunakan heat pressed vinyl. Ini akan memberikan pengeleman ekstra dan stabilitas dekorasi ketika proses kelenturan. Hal ini dapat menjadi solusi yang ringan karena tidak mempengaruhi kelenturan pakaian. Kekhawatiran menggunakan gaya dekorasi ini adalah apakah desainnya cukup simple untuk menyiangi dan disiapkan agar berhasil.

Opsi populer lainnya adalah sublimasi, dimana membutuhkan bahan yang dicampur atau di lapisi polyester untuk mentransfer tintanya secara benar. Cara ini akan menghasilkan dekorasi dan desain yang menakjubkan.

Sublimasi pakaian populer di pasaran, banyak orang berebut untuk membuat sablon dengan gaya ini karena dapat dilakukan lebih bervariasi. Contohnya, beberapa garmen dibuat dengan lengan di sublimasi tetapi bagian depannya polos untuk memberi kesan pasar untuk garmen custom.

Area Dekorasi Garmen

Permintaan sablon pakaian fitness tumbuh pesat, pakaian ini tampil dalam berbagai pengerjaan dengan heat press atau sublim berbeda-beda. Para penyablon harus memiliki ide yang jelas ketika menyablon dan menentukan harga. Perhatikan artwork, jenis garmen dan jumlah pesanan.

Komposisi Garmen

Komposisi pakaian fitness menjadi faktor penting untuk menentukan metode dan batasan gambar yang akan digunakan. Bagi mereka yang belum pernah menyablon pakaian fitness, sebaiknya memiliki contoh pakaian sebelum masuk ke tahap produksi. Jika menyablon dengan design yang besar, Anda membutuhkan ukuran terbesar dan terkecil dari pakaian itu, agar Anda tahu apakah ukuran area yang akan di sablon.

Ketika memiliki contoh, Anda bisa mengukur area yang akan disablon, lakukan pengujian untuk mengetahui seberapa sensitif kepada panas pakaian itu. Dan dapatkan ide bagaimana membuat pakaian itu dengan alat Anda.

Menyablon pakaian fitness mempunyai tantangan unik karena bahan performa, pakaian dan variable dekorasi yang harus diatur. Mengetahui kendala sebelumnya akan membantu Anda ketika akan membuat keputusan menerima pesanan atau tidak.

Sumber: Thomas Trimingham, Subs: Niaz Khan

Read More »