Tags Kaos»

Kualitas, Standar dan Konsistensi T-Shirt

Kualitas, Standar dan Konsistensi T-Shirt

Textile & Garment 23 September 2015 Loading..

T-Shirt atau kaos merupakan produk apparel yang banyak dipakai masyarakat di dunia. Para produsen kaos berlomba memproduksi kaosnya dengan berbagai kelebihan. Dalam hal kualitas mereka saling bersaing, untuk standar, mereka mengikuti standar yang berlaku di pasar sedangkan upaya konsisten juga dilakukan sehingga konsumen memperoleh kepastian warna yang ada.

Mencari T-Shirt di Indonesia sangatlah mudah, anda ingin mencari kaos lokal banyak beredar. Jika menyukai kaos impor seperti Gildan, Fruit of The Loom, Hanes, dan Alstyle Apparel & Activewear juga bisa dengan mudah didapatkan.

Demikian juga bila ada permintaan kaos tanpa menyertakan mereknya juga sangatlah gampang, atau lebih ekstrem lagi, anda ingin membuat kaos sendiri baik dari segi pemilihan bahan, jahitan dan lain sebagainya bisa dilakukan.

Semua hal itu bisa dikatakan tergantung permintaan dan kebutuhan konsumen. Konsumen sekarang sudah sangat pandai, cermat dan teliti. Bila sebuah produk sudah tidak sesuai pasar maka bisa tamat produk tersebut.

Sebagai contoh, tahun-tahun sebelumnya kebutuhan akan kaos lokal bisa dikatakan sangatlah tinggi. Hal ini, karena produksi para pelaku usaha dan permintaan konsumen. Tetapi setahun belakangan, konsumen lebih tertarik
menggunakan kaos impor atau global dan para pelaku usaha mau tidak mau mengikuti permintaan konsumen.

Konsumen lebih memilih kaos impor atau global karena dua hal yakni standarisasi ukuran sama sehingga konsumen tidak pusing dengan mencari-cari ukuran yang pas dengan tubuhnya. Kedua, adanya konsistensi warna. Jika ingin membeli beberapa atau banyak kaos global bisa dipastikan konsisten atau warnanya sama tidak mengalami perubahan.

Saat ini kaos lokal dan impor saling bersaing. Kaos impor menawarkan kecepatan, kualitas karena melalui seleksi quality control yang ketat dan otomatis, tidak memiliki jahitan samping, tidak mudah menyusut atau menerapkan Preshrunk Disposal serta standarisasi ukuran dan konsitensi warna.

Sementara kaos lokal menawarkan kualitas, ukuran lebih mendekati penggunanya, bisa didesain sesuai konsumen atau permintaan, harga kaos terjangkau. Pengusaha kaos distro akan memilih kaos yang sesuai dengan segmen pasarnya misalnya produk yang unik, kualitas bahan, jahitan, sablon harus sama dengan produk branded, dan harus dilengkapi juga dengan aksesoris seperti hangtag menggunakan merek. Sedangkan pengusaha sablon kaos distro akan lebih dalam memlih bahan kaos polos.

Saat ini Anda bisa membeli kaos secara eceran atau tidak ada minimal order dari para distributor kaos. Hal inilah yang membuat persaingan bisnis kaos semakin ketat. “Kaos lokal sebelumnya cukup mendominasi usaha sablon manual dan digital, tapi sekarang dengan masuknya kaos global dan bisa
dibeli secara eceran serta konsumen menyukainya, maka dominasinya beralih ke kaos global,” kata Yudi, pelaku usaha jasa digital printing kaos. Yudi menambahkan, kami sebagai pelaku usaha mengikuti penggunaan kaos yang diinginkan oleh konsumen.

Kaos impor yang beredar di Indonesia memang memiliki standarisasi ukuran umum, berdasarkan regional, misalnya untuk ukuran orang Indonesia, kami ambil contoh kaos Gildan akan memakai ukuran standar orang Asia. “Kaos Global merek Gildan tidak akan membuat standarisasi ukuran kaos berdasarkan negara atau daerah. Kami hadir untuk melengkapi kebutuhan para pelaku usaha jika ingin memproduksi secara cepat dan berjumlah besar,” kata Herlina Gea, Brand Manager PT Prima Mode Indonesia.

Dalam memilih produk kaos polos global, Anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa pemasok atau distributornya sudah memiliki nama akan reputasinya yang baik serta konsisten tentunya, hal ini bisa dilihat di websitenya dan bandingkan dengan website distributor yang lain.

Periksalah sebisa mungkin apakah distributor kaos import tersebut sudah memiliki pengalaman yang cukup lama atau belum akan berbisnis pakaian kaos secara grosiran. Konfirmasikan ditributor kaos memiliki barang dalam rentang berbagai harga sehingga masuk dalam anggaran setiap seseorang.

Saat ini Indonesia sudah mulai memasuki era pasar bebas. Berbagai tempat pasar dan toko untuk berlomba-lomba jual kaos. Kebijakan ini membawa dampak positif maupun negatif. Negatifnya adalah jika pengusaha indonesia kurang mampu bersaing dan berinovasi maka bisnis jual kaosnya terancam
gulung tikar. Namun dampak positifnya konsumen memiliki banyak pilihan barang dan penawaran harga yang variatif. Hal ini dapat merangsang daya beli masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satu sektor yang berkembang adalah maraknya pedagang online maupun offline yang membuka usaha jual kaos polos import.

Seiring dengan terbukanya era digital dan menjamurnya toko-toko online jual kaos sudah tak bisa dipungkiri terjadi perubahan tren dalam dunia dagang pakaian. Saat ini demam anak muda dan remaja Indonesia sering  menggunakan pakaian kaos. Hal ini memicu banyaknya permintaan konsumen kepada distrubutor maupun supllier kaos sesuai dengan permintaan pasar. Melihat potensi pasar sekarang ini, semakin marak orang membuka usaha jual kaos dengan harga terjangkau. (Bud)

Read More »
Workshop Aladinstar Pisah Warna Manual

Workshop Aladinstar Pisah Warna Manual

Event 03 November 2015 Loading..

Setelah beberapa waktu, tidak ada kegiatan berkumpul anggota SPM, Aladin SPS membuat acara Aladinstar yaitu kegiatan kumpul dari para pegiat screen printing dari Jakarta, Tangerang, Bogor, Depok, Bekasi dan bahkan dari Kota Bandung.

Bertempat di Aladin SPS Cabang Tangerang, pada hari Minggu, 1 Nopember 2015,  dari jam 9:00 – 17:30 diadakan workshop pisah warna secara manual yang dipandu instruktur Chepy dari MADAT distro-merch &record Parung Bogor. Chepy mengajarkan bagaimana memisahkan warna secara manual untuk cetak spot color hingga 6 warna.

Menariknya semua peserta workshop yang berjumlah 50 orang dapat langsung mempraktekkan secara bergantian mencetak sablon di atas kaos GILDAN seri Soft Style warna hitam di atas meja sablon dengan 12 palet.

Dilanjutkan sesi kedua dengan memisahkan warna CMYK guna mendapat hasil full color. Dalam workshop itu juga ditampilkan demo cetak dengan mesin DTG ‘Ferari’ dari Surabaya.

Meski cuaca panas, para peserta workshop tetap bertahan hingga sore,mereka puas karena disamping mendapat pengetahuan baru dari instruktur, juga pengalaman dari teman sesama praktisi screen printing, untuk hal-hal yang sederhana misal menutup kaos dengan sepotong celotape agar kaos tidak kotor oleh gambar pas-cross. Terima kasih kepada semua pendukung acaraini, Aladin sps GILDAN , PRINTEX.

Read More »
Pangsa Pasar Kaos Polos 2016 Sangat Besar

Pangsa Pasar Kaos Polos 2016 Sangat Besar

Textile & Garment 21 Januari 2016 Loading..

Kaos atau T-Shirt telah menjadi salah satu jenis pakaian sehari-hari yang nyaman digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat untuk berbagai aktivitas. Permintaan kaos polos tahun 2016 diperkirakan tumbuh sangat signifikan.

Bisnis kaos akan tumbuh signifikan pada tahun 2016, masyarakat semakin nyaman dengan kaos polos atau pun bergambar.  Kaos sangat mudah didapatkan, tersedia dalam beragam kualitas dan ukuran serta harganya cukup terjangkau.

Ke depan bisnis kaos polos atau bergambar terbuka lebar dan menjanjikan. Kaos yang diberi gambar atau desain bisa dikatakan merefleksikan penggunanya dan tren. Sebagai contoh hadirnya kaos berdesain batik atau pahlawan menggambarkan motif yang tengah menjadi tren saat itu. Bila tren berganti maka desain kaos akan dengan mudah berganti pula.

Persebaran kaos polos di Indonesia belum merata, hingga saat ini masih terkonsentrasi di Jawa. Herlina Gea, Brand Manager PT Prima Mode Indonesia, distributor tunggal kaos polos Gildan di Indonesia  mengatakan, “Daerah di luar Jawa seperti Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi serta pulau-pulau lain di Indonesia belum terjamah secara maksimal, karena masih mempunyai banyak kendala misalnya biaya pengiriman yang tinggi dan butuh waktu pengiriman yang cukup lama.” Herlina menambahkan, ini peluang dan tantangan bagi Gildan untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.

Tahun 2016, PT Prima Mode Indonesia sebagai pemegang distributor tunggal kaos polos merek Gildan untuk Indonesia yakin, penjualan kami akan naik lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Herlina menyatakan, hingga saat ini orang Indonesia yang mengenal gildan masih sedikit dan pengalihan bisnis juga belum total. “Kami harus berusaha memperkenalkan Gildan ke masyarakat luas, tantangan ini harus menjadi peluang,” tegas Herlina.

Saat ini, masyarakat semakin paham dalam hal memilih kaos, terutama kaos polos. Konsumen sudah mengerti standarisasi ukuran, bahan dan kualitas lainnya. Jika Anda ingin bisnis kaos, pastikan berhubungan atau bekerjasama dengan distributor resmi. Sebagai contoh, kaos polos Gildan bisa menjadi pilihan. Merek ini memberikan jaminan ketersediaan kaos dan adanya jaminan kemudahan dalam menjalankan bisnis. Sudah cukup banyak para pelaku usaha dan masyarakat menggunakan merek ini sebagai peluang bisnis dan memperbesar usaha dalam hal printing, dan ketersediaan kaos atau barang.

Herlina sangat yakin, tahun 2016 bisnis kaos polos tumbuh dengan sangat-sangat signifikan terutama di Jabodetabek dan Jawa. Sedangkan pasar di luar Jawa misalnya Medan di Sumatera Utara, Makasar di Sulawesi dan Bali serta Batam dan Riau, menjadi pasar baru yang harus ditingkatkan.

Pasar di luar Jawa ini memiliki potensi yang sangat besar untuk dijangkau, karena daerah-daerah tersebut belum terlayani dengan baik.  Memang mereka telah mengenal kaos polos berkualitas seperti Gildan tetapi volumenya masih kecil.

Kendala yang dihadapi oleh para distributor adalah biaya pengiriman tinggi, waktu pengiriman lama dan belum adanya event besar atau signifikan untuk industri apparel.

Masyarakat Indonesia masih belum mengenal betul jenis dan merek kaos polos, sebagai gambaran ketika pameran di IAPE Bandung, yang dikenal sebagai kota tekstil dan garmen serta sablon pengunjung yang belum mengenal gildan  sekitar 90 persen. Sementara ketika pameran di Jakarta sekitar 60 persen pengunjung belum mengenal Gildan. Ini angka yanga besar dan harus disosialisasikan dan peluang Gildan sangat besar sekali.

Kaos polos terus merambah ke berbagai konsumen, salah satunya merambah ke berbagai brand yang menjadikan kaos polos sebagai materialnya. Memang perlu disadari bahwa peluang ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Anda harus konsisten dan serius menanganinya. Ini merupakan salah satu peluang di tahun-tahun mendatang. Selain itu, berbagai perusahaan juga akan memakai kaos polos untuk seragam atau uniform dan sebagai media promosi. Selama ini mereka memperoleh dari pihak lain bukan langsung dari Gildan.

Kebutuhan masyarakat akan kaos polos sangat besar. Hal ini terbukti ketika kondisi ekonomi terguncang akibat kurs mata uang rupiah melemah. Melemahnya nilai tukar mata uang tidak mengganggu permintaan akan kaos polos. Ketersediaan kaos polos sudah menjadi kebutuhan para pelaku usaha dan masyarakat yang telah mengenal Gildan. Kaos polos sangat diperlukan atau dibutuhkan untuk usaha atau kegiatan printing. Mereka menggunakan dalam kegiatan printing digital dan sablon manual. Digital menunjukkan peningkatan.

Bila Anda tertarik untuk turut berbisnis kaos, hal penting yang perlu dicermati yakni supplier terpercaya. Dengan supplier terpercaya, Anda dapat fokus dengan pemasaran dan promosi tanpa harus memikirkan soal produksi karena kaos yang dibutuhkan sudah dapat disuplai oleh rekanan bisnis. Anda juga sebaiknya paham tentang bahan-bahan kaos, seperti bahan kaos jenis katun, polyester, PE, cotton viscose atau CVC, dan TC.

Penggunaan kaos berkembang ketika munculnya teknologi screenprint di atas kaos katun pada awal  tahun 1960-an sehingga memunculkan berbagai bentuk kaos, seperti tank top, muscle shirt, scoop neck, dan v-neck.

Terjadinya perubahan dari segi bahan dan teknologi produksi membuat makna kaos berubah dalam kehidupan sosial. Saat ini, variasi kaos sebagai pakaian luar sangat beragam. Kaos diproduksi dalam warna-warna primer atau pun dalam kombinasi yang lebih kompleks.

Tumbuhnya industri periklanan, kaos merupakan bilboards mini yang cukup efektif untuk mengkomunikasikan sebuah produk atau kegiatan. kaos seringkali dibagikan gratis dan dijadikan iklan berjalan oleh pengiklan.

Perusahaan-perusahaan membuat kaos dengan nama atau logo perusahaan yang tertera di atasnya, dan menjualnya di toko-toko sebagai pakaian produksi massal yang siap pakai. Bagi sejumlah besar pemakainya, tentu memakai kaos bergambar tidak dimaksudkan sebagai iklan, melainkan sebagai indikasi status dan pendapatan pemakainya, loyalitas atau kepercayaan pada satu produk.

Kaos buatan perusahaan tertentu dianggap mewakili gaya hidup atau selera yang khas, selain sekaligus si pemakai mengiklankan perusahaan pembuatnya. Misalnya kaos bermerek Benetton, Ralph Lauren atau Calvin Klein. Simbol-simbol tertentu pada kaos, seperti buaya kecil atau kuda poni dan pemain polo kecil (dan berbagai variannya), juga sangat penting. Simbol-simbol ini bukan hanya menunjukkan status pemakainya yang mampu mengkonsumsi pakaian buatan desainer mahal, tetapi juga status dalam sistem fashion itu sendiri.

Sejarah kaos bukan saja menunjukkan cepatnya perubahan teknologi dalam industri garmen, melainkan juga menunjukkan bagaimana fashion bernegosiasi dengan ruang dan waktu.

Beberapa hal harus diperhatikan dan dipersiapkan sebelum memulai usaha kaos adalah segmentasi pasar, kreatif desain dan inovasi, variasi produk, dan bahan kaos serta distribusi dan jaringan pasar yang tepat. bud

Read More »
Sablon Digital Menggunakan Transfer Paper

Sablon Digital Menggunakan Transfer Paper

Screen Printing 18 Maret 2016 Loading..

Sablon digital menggunakan transfer paper merupakan teknik memindahkan gambar dengan proses yang paling mudah dan cepat. Teknik sablon menggunakan transfer paper ini memungkinkan anda untuk membuat kaos dalam jumlah satuan.

Apabila anda ingin membuat kaos berdesain khusus dengan proses sablon, terkadang ada jumlah minimal pemesanan yang harus anda penuhi. Tapi tidak dengan metode transfer paper ini, anda dapat membuat kaos desain sendiri meski hanya satu. Prosesnya pun tidak sulit dan tidak membutuhkan banyak peralatan.

Metode Transfer Paper yaitu metode sablon digital yang menggunakan media kertas khusus yang disebut “Transfer Paper”, di mana gambar atau desain dicetak menggunakan printer ke atas kertas khusus yang kemudian diaplikasikan ke kaos menggunakan mesin pemanas(heat press) seperti setrika.

Ada dua jenis transfer paper yakni transfer paper untuk kaos warna putih atau warna terang biasanya disebut dengan transfer paper standard atau light. Dan transfer paper untuk kaos warna hitam atau gelap yang biasa disebut transfer paper dark.

Untuk mengaplikasikan metode ini, yang perlu anda lakukan adalah

1. Membuat desain gambar menggunakan software pengolah gambar seperti   Adobe Photoshop atau Corel Draw.
2. Setelah desain selesai, baliklah gambar tersebut dengan setting ‘Mirror’ lalu cetak ke atas transfer paper. Cetak menggunakan printer inkjet, jika anda menggunakan tinta infus, gunakan tinta pigmen atau tinta sublim untuk hasil yang maksimal.
3. Setelah desain dicetak/diprint, gunting sisi desain gambar dengan jarak sekitar 5mm.
4. Siapkan kaos putih atau warna terang lainnya dan juga karton untuk alas.
5. Letakkan kertas transfer paper diatas kaos kemudian alasi dengan karton.
6. Press kaos menggunakan heat press agar gambar menempel selama kurang lebih 15 detik dengan suhu sekitar 100-150⁰, atau jika anda tidak memiliki mesin heat press, anda dapat menggunakan setrika. Teknik setrika dengan cara tahan dan tekan jangan di gosok-gosok, lakukan selama 15-20 detik untuk setiap bagian kertas yang disetrika, dan ulangi ke bagian lainnya sehingga semua bagian terkena panas.
7. Setelah selesai, kelupas kertas transfer paper secara perlahan, diamkan beberapa menit agar tinta benar-benar kering dan menempel di kaos.

Untuk kaos berwarna gelap, teknik pengaplikasiannya sedikit berbeda dengan warna terang. Gambar tidak perlu disetting ‘Mirror’. Lalu gambar di print diatas kertas transfer paper. Gunting sekeliling gambar. Sebelum di press ke atas kaos, lepaskan dulu lapisan transfer paper yang berwarna putih secara perlahan. Kemudian letakkan diatas kaos dan press menggunakan heat press atau bisa juga menggunakan setrika. Lepaskan transfer paper dari kaos dan tunggu sampai tinta benar-benar kering. Dan gambar anda akan menyatu dengan kaos. Silakan mencoba. BW

Read More »
Gesut Bareng Printex di IndoIntertex

Gesut Bareng Printex di IndoIntertex

Event 07 April 2016 Loading..

Ayo bergabung bersama 300 Gesuter Sablon Indonesia pada acara menyablon bersama pada acara pameran INDOINTERTEX, 28-29 April 2016, jam 12:00 - 17:00 WIB di Hall C2, JIEXPO Kemayoran - JAKARTA.

Peserta menyablon kaos jadi dan kain panjang dari gambar hasil karyanya sendiri.

DESAIN : Desain Asli buatan sendiri, bertema Budaya Indonesia berupa Gambar atau Kata-kata, maksimal 3 warna. Ukuran minimal A4 dan maksimal A3. Tidak terkait SARA, Politik dan Pornografi.

GESUT KAOS BARENG – KAMIS ,28 APRIL 2016 : Peserta membawa peralatan sendiri: screen frame sudah diafdruk, tipe meja banting atau metode todong siap cetak dan kelengkapannya, Tinta PLASTISOL, Rakel/squeegee. PRINTEX menyediakan 1(satu) kaos GILDAN, dan bila peserta ingin membuat lebih, dapat membawa sendiri kaos polos. Peralatan dapat ditinggal di lokasi untuk acara besuknya.

GESUT KAIN PANJANG BARENG – JUM’AT 29 APRIL 2016 Sablon satu warna bebas, Tinta rubber base dan mudah kering, Desain pada screen frame boleh memakai bekas atau baru. Kain panjang disediakan oleh PRINTEX.

PERSYARATAN PESERTA

  1. Terbuka untuk pemain sablon pemula ataupun senior.
  2. Membayar biaya partisipasi sebesar Rp.100.000 (seratus ribu rupiah) per peserta untuk kedua acara. Setiap perusahaan/komunitas bebas mengikut sertakan jumlah karyawannya.
  3. Pendaftaran melalui WA dan SMS 081319176302 a/n Alim Aladin dengan mengisi : Nama peserta - Nama Usaha/brand - Alamat domisili - Email address - Nomer terlepon / HP.
  4. Pembayaran melalui transfer Rekening BCA, No-Rek : 5860244111 atas nama : Limanto.
  5. Pendaftaran terakhir ditutup tanggal 25 April 2016. Technical meeting dishare via FB + email
  6. Kirim lampiran pendaftaran Anda dan pertanyaan ke email address : info@printexmag.com.

MANFAAT BAGI PESERTA

  1. Turut serta dalam event Internasonal, nama kelompok atau pribadinya dikenal karena diliput media nasional dan internasional. Diliput pula oleh PRINTEX.
  2. Dapat berfoto bersama Mr. Charlie Taublieb, ikon screen printing dari Amerika. 
  3. Peserta dapat memamerkan hasil karyanya dan boleh menjual bila ada pengunjung yang berminat. Dapat pula membagikan brosur atau kartu nama usahanya.
  4. Mendapat Sertifikat Keikutsertaan PRINTEX dan majalah PRINTEX.
  5. Pendapatan bersih akan disumbangkan ke Palang Merah Indonesia.

Ayo manfaatkan peristiwa pertama di Indonesia dan di dunia ini

Read More »
BMS Graphics Bandung Raih Grand Champion Award

BMS Graphics Bandung Raih Grand Champion Award

News 10 Oktober 2016 Loading..

Impressions, Decorated Apparel Industry yang berpusat di Amerika Serikat, pada tahun 2016 ini mengadakan satu kontes pakaian dekorasi paling bergengsi dengan titel Impressions Award.  Kompetisi desain apparel dengan teknik Screen Printing ini digelar di Fort Worth Imprinted Sportswear Show di Fort Worth Texas pada tanggal 6-8 Oktober 2016.

Kompetisi desain apparel kali ini diikuti peserta dari berbagai negara termasuk Indonesia. Di tahun 2016 ini, Indonesia diwakili oleh Yohan Irwan dari BMS Graphics Bandung. Beliau merupakan praktisi Screen Printing yang cukup terkenal. Para juri yang menilai semua desain yang masuk pada kompetisi kali ini juga cukup bergengsi. Lee Caroselli-Barnes dari Balboa Threadworks, Richard Bloedow dari GS USA, Dane Clement dari Great Dane Graphics, Bill Gavin dari BG Tech Services, Alan Howe dari Saati, Deborah Hurd dari myembroiderymentor.com, Charlie Taublieb, owner dari Taublieb Consulting dan Mark Suhaldonik sebagai Textille Application Specialist dari GSG – Graphic Solutions Group.

Yang lebih membanggakan, Grand Champion Award kali ini berhasil diraih oleh BMS Graphics Bandung melalui satu desainnya yang bertitel “BMBX Mary”.  Karya ini juga dinobatkan sebagai Grand Champion of Screen Printing. Sementara Grand Champion of Embroidery diraih oleh Stitch’d Embroidery Development Pasadena melalui karyanya “Frantic Frog”.

Daftar Pemenang per Kategori secara keseluruhan adalah:

Multicolor Screen Printing on Light or Dark Garments
1st place: “BMBX Mary,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia

 
2nd place: “Gold Wing,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia

 
3rd place: “Camera,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia



True Process Color Screen Printing
1st place: “Lake Erie Greetings,” Elite Team Supply, Curtice, Ohio


2nd place: “Old Bay Summer Scene,” Mojo Art + Image, Baltimore, Md.


3rd place: “Lion of Judah,” Cornerstone Impressions, Fort Worth, Texas




Simulated Process Color Screen Printing
1st place: “Gold Wing,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia


2nd place: “Modern Guns,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia


3rd place: “BMBX Mary,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia

Special Effects Textile Screen Printing
1st place: “Einstein DJ,” Denver Print House, Lakewood, Colo.


2nd place: “Faux Metal Wolf,” Insta Graphic Systems, Cerritos, Calif.
3rd place: “Marley Flock,” Denver Print House, Lakewood, Colo.

Manual Textile Screen Printing
 

1st place: “Camera,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia


2nd place: “Hot Bike,” BMS Graphics, Bandung, Indonesia


3rd place: “Midori Kami,” 3DG Graphics LLC, Austin, Texas



Most Creative Use of Screen Printed Logo/Mascot
1st place: “T&S Wood Plank,” Denver Print House, Lakewood, Colo.


2nd place: “Old Bay Steam Crab,” Mojo Art + Image, Baltimore, Md.


3rd place: “FMC Camo Accent Flag,” Mojo Art + Image, Baltimore, Md.



Outstanding Design: A Screen Print Artist’s Award

1st place: “Old Bay Steam Crab,” Mojo Art + Image, Baltimore, Md.
2nd place: “Camo Rip Skull,” Mojo Art + Image, Baltimore, Md.
3rd place: “Tide + Timber Crab,” Mojo Art + Image, Baltimore, Md.



Multimedia

1st place: “Peacock,” Quality Punch, Torrance, Calif.
2nd place: “1979,” Rambow, New London, Minn.


3rd place: “Dedicated to the One I Love,” Emerald City Embroidery, Tukwila, Wash.

Digitizing Artistry
1st place: “One World- Peace,” Quality Punch, Torrance, Calif.
2nd place: “Jungle Café,” Quality Punch, Torrance, Calif.
3rd place: “Tribal Wolf,” Inner Strength Design, Normal, Ill.



Most Creative Use of an Embroidered Logo/Mascot

1st place: “Frantic Frog,” Stitch’d Embroidery Development, Pasadena, Calif.
2nd place: “An Old Man,” Sign Digitizing, Coimbatore, India
3rd place: “Adopt a Pet,” Quality Punch, Torrance, Calif.

Embroidered Stock Designs

1st place: “Hen Party,” Star Punching, Gardena, Calif.
2nd place: “Curious Owl,” Quality Punch, Torrance, Calif.


3rd place: “Eagle Flag,” Star Punching, Gardena, Calif.



Direct-to-Garment Digital Apparel Decoration

1st place: “Gorilla Shock,” Inkme, Toms River, N.J.
2nd place: “The Rise of Cthulhu,” Team Glitter, Glenwood, Calif.


3rd place: “Royal Anubis,” Inkme, Toms River, N.J.

Sublimation on Finished Apparel
1st place: “Harlow Sammons Burnout,” Savi Customs, San Diego
2nd place: “Praying Hands,” Vapor Apparel, North Charleston, S.C.



3rd place: “S4 Octopus,” Vapor Apparel, North Charleston, S.C.



Most Creative Use of Heat-Applied Graphics (Digital Transfers, Cut-and-Sew or Print/Cut Materials)

1st place: “Stupid Fast Racing Hoodie,” Savi Customs, San Diego


2nd place: “Pac-Man,” River’s End Trading Co., Clarksville, Tenn.


3rd place: “Fishing Boardshorts,” Savi Customs, San Diego



People’s Choice Award (Voted best by ISS show attendees)
 

“Adopt a Pet,” Quality Punch, Torrance, Calif.(BW)

 

Read More »