Tags Material»

Dri Fit Material

Dri Fit Material

Digital Printing 11 Desember 2014 Loading..

Penulis: Benny Setiawan Rahardjo

Nike Dri FIT adalah teknologi pembuatan t’shirt/kaos yang menjadikan tubuh penggunanya tetap sejuk dan kering. Tidak lembab hingga memaksimalkan efektifitas dan optimalisasi saat digunakan berolahraga karena dapat menyerap keringat penggunanya.

Teknologi ‘Dri-FIT’ ini mendaur ulang 13 juta botol plastik dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Jepang dan Taiwan. Selanjutnya, setiap satu jersey, masing-masing dibuat dengan menggunakan delapan botol plastik bekas yang didaur ulang. Langkah menciptakan baju bola plastik buatan Nike ini, rupanya membantu mengurangi konsumsi energi hingga 30 persen dibandingkan dengan memproduksi polyester secara tradisional. 

Keunggulan teknologi Dri-FIT untuk para pesepak bola dengan menggunakan baju bola plastik buatan Nike ini adalah : Pertama, 1. Teknologi Dri-FIT pada jersey  buatan Nike ini, dapat menjaga para pesepak bola agar tetap kering dan sejuk saat bermain. 2. Jersey ini 15 persen lebih ringan ketimbang versi-versi sebelumnya. Jersey dengan teknologi ‘Dri-FIT’ ini, merupakan kostum dengan model yang aerodinamis, lebih pas dengan badan dan atletis. Selain itu jersey ini dapat lebih meregang sebesar 17 persen dibandingkan kostum versi sebelumnya. Ketiga, terdapat ratusan lubang pada bagian ketiak dan pinggang jersey, sehingga dapat menjaga dan mengatur suhu tubuh para pesepak bola.

Busana Dri FIT Nike mampu menjaga tubuh tetap sejuk dan kering. Dua faktor penting memaksimalkan efektifitas dan optimalisasi saat berolahraga. Bahan Kaos Dri Fit, Apakah Anda sering berharap di saat berolahraga suhu tubuh bisa diatur agar bisa merasa lebih nyaman? Menjaga tubuh Anda tetap sejuk dan kering adalah dua faktor penting untuk memaksimalkan efektifitas dan tetap selalu optimal saat berolahraga.

Agar aktifitas olahraga Anda tetap berjalan nyaman, banyak orang yang memilih bahan Dri Fit. Dri fit merupakan bahan kaos yang paling banyak digemari sekarang ini. Penguapan air dari bahan ‘Dri FIT’. Terutama dari brand appareal ( merek ) Nike. Sedangkan Adidas dengan bahan yang sama dengan dri fit, mengeluarkan produk dengan menggunakan teknologi ClimaCool sport appareal, yang dapat mengoptimalisasikan temperatur tubuh saat melakukan olahraga sehingga Anda dapat berolahraga secara lebih efisien dan lebih baik.
Sebenarnya dri-fit terbuat dari campuran polyester, spandex dan nilon. Seperti kebanyakan bahan lain, dri fit memiliki sifat lentur dan padat.

Kaos dengan bahan dri-fit seringkali digunakan untuk olahraga dengan aktifitas penggunaannya agar tetap kering. Seperti halnya lari jarak jauh, tennis, dan golf.
Dri-fit dan ClimaCool adalah teknologi dengan sistem terintegrasi yang bekerja untuk mengatur temperatur tubuh Anda lebih baik dari teknologi mana pun, yang tidak ditemukan pada bahan pakaian lain.
Dri-fit dan ClimaCool menghantarkan panas dan keringat keluar dari tubuh Anda melalui kombinasi materi pakaian penghilang kelembaban, dengan bahan yang bersaluran ventilasi berpotongan tiga dimensi yang mampu membuat udara untuk bersirkulasi dekat kulit Anda.
Dengan melakukan pemetaan terhadap zona pada tubuh yang rentan terhadap panas dan keringat, banyak appareal baju olagraga memasukkan teknologi ini di area yang paling dibutuhkan untuk mengoptimalisasikan temperatur tubuh saat melakukan olahraga sehingga Anda dapat berolahraga secara lebih efisien dan lebih baik.

Perawatan
Merawat produk busana Nike Dri FIT mudah saja, namun harus dicuci dalam air dingin dengan deterjen cair. Setelah mencuci, pakaian Dri FIT harus digantung sampai kering. Jika menggunakan deterjen yang salah atau mesin pengeringan, dapat mengurangi efektifitas teknologi Dri FIT tersebut.
Sering kali, orang sulit mengeluarkan bau keringat dari pakaian Dri FIT. Untuk mengatasi masalah ini, gunakan deterjen Win, jenis deterjen yang diformulasikan secara khusus untuk membersihkan peralatan atletik tanpa menurunkan efektifitas kemampuan penyerapannya. Jangan pernah mengeringkan dengan mesin cuci atau menggunakan pemutih pakaian.

Read More »
Adidas Climacool, Menjaga Pemakainya Tetap Kering

Adidas Climacool, Menjaga Pemakainya Tetap Kering

Digital Printing 11 Desember 2014 Loading..

Penulis: Bambang Wisanggeni

Olahraga sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan. Keringat yang keluar merupakan bentuk terbakarnya lemak dalam tubuh. Tetapi apa jadinya apabila saat kita berolahraga, pakaian yang kita kenakan tidak mampu mengontrol hawa tubuh dan tidak mampu menyerap keringat. Pasti kita tidak nyaman berolahraga dikarenakan pakaian yang basah oleh keringat.

Menjaga tubuh tetap kering dan sejuk merupakan dua faktor penting agar kita dapat efektif dan optimal dalam berolahraga. Dua faktor inilah yang kemudian menginspirasi Adidas, salah satu perusahaan apparel olahraga terkemuka di dunia untuk mengembangkan satu teknologi yang diberi nama Climacool.

Adidas telah mempelajari fisiologi termal manusia dan juga reaksi terhadap panas. Adidas juga mengidentifikasi bagian-bagian dari tubuh manusia yang menghasilkan keringat berdasarkan tingkat latihan, jenis kelamin, usia dan tipe tubuh.

Climacool merupakan satu teknologi terintegrasi yang bekerja untuk mengatur temperature tubuh. Teknologi ini menghantarkan panas dan keringat keluar dari tubuh melalui material pakaian. Dengan penggunaan bahan berserat fiber khusus yang diberi nama X-Static, Adidas mencoba menghantarkan panas tubuh melalui bagian belakang leher dan bagian bawah pakaian.

Dengan menggabungkan teknologi Climacool dan bahan fiber X-Static, Adidas mampu mengoptimalisasi temperature tubuh saat berolahraga sehingga tubuh tetap terasa sejuk, ringan dan kering sehingga olahraga menjadi lebih baik dan lebih efisien.

Read More »
Target Ekspor Tekstil Naik Tiga Kali Lipat Tahun 2019

Target Ekspor Tekstil Naik Tiga Kali Lipat Tahun 2019

News 13 Januari 2015 Loading..

Pemerintah dan pengusaha Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) diharapkan saling bekerjasama untuk meningkatkan ekspor nasional tiga kali lipat pada tahun 2019. Menteri Perindustrian Saleh Husin meminta kedua pihak bersma-sama mewujudkan target pemerintah ini.

Nilai ekspor industri TPT Indonesia diharapkan mencapai nilai 36 miliar Dolar AS pada tahun 2019, saat ini nilai ekspor industri TPT telah mencapai 12,68 miliar Dolar AS dengan surplus neraca perdagangan sekitar 4,21 miliar Dolar AS. Dengan nilai ekspor tersebut,  produk TPT mampu memberikan kontribusi ekspor sebesar 11,22% terhadap total ekspor industri nasional.

Menperin menyatakan industri TPT mampu mempertahankan surplus rata-rata senilai 4,3 miliar Dolar AS dengan kontribusi ekspornya di atas 10% terhadap total ekspor industri nasional. Kontribusi produk tekstil terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan non migas mencapai 8,67%. Dalam hal tenaga kerja industri ini mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 10,6% dari total tenaga kerja industri manufaktur. Padahal neraca perdagangan nasional mengalami defisit sejak tahun 2012.

"Saya harap para pengusaha industri TPT bersama pemerintah dapat bekerja sama untuk mewujudkan target ekspor 2019 sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing," kata Saleh Husin, Menteri Perindustrian (Menperin).

Menperin mengutarakan industri TPT nasional merupakan industri strategis yang memiliki peran penting dalam penyerapan tenaga kerja, pemenuhan kebutuhan sandang dalam negeri, serta penghasil devisa ekspor non migas dengan nilai yang cukup signifikan. Sementara itu, industri TPT memiliki struktur industri yang telah terintegrasi dari hulu ke hilir. Produk garmen nasional sudah diakui dunia sebagai produk berkualitas baik yang diminati di manca Negara.

Industri TPT telah menunjukkan nilai surplus perdagangan dalam beberapa tahun terakhir mencapai lebih dari 6 milyar dolar AS. Bahkan pada triwulan II tahun 2014, ekspor industri garmen mencapai 3,7 miliar Dolar AS atau berkontribusi sebesar 58% dari total ekspor Industri TPT Nasional.

Sementara itu, di sisi ketenagakerjaan, industri garmen memberi kontribusi penyerapan tenaga kerja mencapai 800 ribu orang dan setiap tahunnya memberikan tambahan penyerapan tenaga kerja baru hingga 30 ribu orang. Sebesar 52% dari SDM industri TPT diserap oleh industri garmen.

Gambaran di atas mencerminkan, industri garmen berpotensi sebagai penggerak utama perekonomian nasional dan produk garmen Indonesia diakui kualitasnya di mancanegara. Namun, kinerja yang sudah baik ini harus lebih ditingkatkan dengan mengintegrasikan kemampuan suplai bahan baku kain dari dalam negeri.

Saat ini, industri TPT membutuhkan kain hingga 2,1 juta ton per tahun, sedangkan kapasitas produksi industri kain mencapai 2,5 juta ton per tahun. Melihat ketidakseimbangan itu maka seharusnya kebutuhan produk kain dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri. Indonesia masih melakukan impor kain mencapai 615 ribu ton atau 29% dari kebutuhan kain domestik.

Pemerintah sudah berupaya memperbaiki program untuk industri ini, misalnya Program Restrukturisasi Mesin dan Peralatan industri TPT yang telah berlangsung selama delapan tahun seharusnya telah memiliki kemampuan yang memadai. Ke depan koordinasi dan komunikasi yang terbuka diharpkan dapat menjawab permasalahan yang terjadi.

Untuk mewujudkan target maka Kementerian Perindustrian berkomitmen akan mendukung industri TPT agar bisa berjaya di pasar domestik  maupun mancanegara.

Read More »
MOVEST 2015, Ajang Kreativitas Apparel Mahasiswa

MOVEST 2015, Ajang Kreativitas Apparel Mahasiswa

News 15 April 2015 Loading..

Movest sebagai ajang kreativitas mahasiswa resmi dibuka oleh Direktur Politeknik Negeri Media Kreatif  Jakarta hari ini 15 April 2015.

PT Printex Indo Putrajaya, penerbit Majalah Printex bekerjasama dengan Politeknik Negeri Media Kreatif atau Polimedia, Jakarta untuk menggelar kreativitas fashion mahasiswa dengan nama MOVEST 2015.

Movest 2015 digelar untuk meningkatkan kreativitas kawula muda atau mahasiswa di industri Apparel atau sandang Indonesia. Ajang ini diselenggarakan di kampus Politeknik Negeri Media Kreatif atau Polimedia, Srengseng Sawah Jakarta mulai tanggal 15 - 16 April 2015.

Dalam MOVEST 2015 digelar berbagai kegiatan seperti pameran, demo perangkat apparel, kompetisi  jahit dan seminar industri Apparel Indonesia. Kegiatan ini mempertemukan para vendor di industri Apparel seperti MImaki, Gildan, tinta InkTec, ASABA, Indo  digital, ideku, dan lain sebagainya dengan masyarakat dan mahasiswa sedini mungkin.

“Mempertemukan vendor dengan mahasiswa sangat penting khususnya bagi jurusan desain mode. Dengan perkembangan teknologi dan tren di industri apparel yang cepat harus diikuti dan dipahami sebagai bekal pengetahuan mereka ketika terjun di dunia kerja, kata Bambang Supriyadi, direktur utama PT Printex Indo Putrajaya dan pemimpin umum Majalah Printex.

Bambang menambahkan, bagi vendor informasi kemajuan dan perkembangan peralatan di industri apparel ke mahasiswa juga penting. Apalagi fashion sebagai salah satu lokomotif industri kreatif Indonesia. Sementara kami sebagai media berupaya menjembatani kesenjangan yang ada antara produsen, para pelaku usaha dan mahasiswa atau pihak lain terkait indutri apparel.

Kreativitas mahasiswa dalam MOVEST 2015 terlihat pada kompetisi fashion desain yang diikuti para mahasiswa dan siswa-siswi SMK dari sejumlah kota. Kompetisi Fashion desain diikuti oleh 30 tim yang terdiri dari 3-4 orang untuk setiap timnya.

Setiap tim harus membuat karya desain bertema baju pesta dan kerja kemudian diproduksi menggunakan perangkat digital untuk selanjutnya dijahit hingga jadi. Setelah menjadi sebuah busana pesta pada tanggal 16 April 2015 akan digelar Fashion Show. Dalam fashion show tersebut para juri akan menilai dan menentukan siapa yang berhak juara kompetisi Fashion desain Movest 2015.

Untuk pameran teknologi Movest 2015 menampilkan kemajuan dan kecanggihan berbagai perangkat teknologi tekstil atau apparel. Perangkat teknologi ini akan dihadirkan oleh ASABA distributor printer digital ecosolvent Mutoh, Indodigital menampilkan mesin Epson F2000, Indoplotter, Sabba Manggala Tama menampilkan mesin jahit Juki dan Rhino menampilkan mesin Print dan Cut untuk bahan Polyflek serta pewarnaan untuk tekstil oleh Pantone dan InkTec.

Selain peralatan berbagai aksesoris dan produk jadi juga ditampilkan para peserta pameran seperti smartyhands, ideku, Gildan, dan Jerry Moss.

Hal yang menarik di Movest 2015, Sabba Manggala Tama selama pameran akan menggelar kompetisi menjahit untuk para pengunjung tanpa dipungut bayaran atau gratis dan pemenangnya akan mendapatkan hadiah menarik. Sedangkan Rhino, akan menggelar demo desain print dan cut serta menyablonnya di kaos para pengunjung secara gratis.

Mahasiswa dan masyarakat umum yang ingin menyaksikan Movest 2015 di Polimedia secara gratis dan boleh mengikuti berbagai acara yang digelar para peserta pameran.

Read More »
Jenis dan Variasi Jarum Jahit

Jenis dan Variasi Jarum Jahit

Other Application 27 April 2015 Loading..

Munculnya variasi kain dan mesin jahit juga diikuti oleh jenis dan sistem jarum jahit sebagai fitur yang sangat penting dalam jahit menjahit. Peran jarum berkembang mengikuti kebutuhan untuk memberikan performa terbaik dari setiap mesin yang menggunakan jarum.

Jarum akan mengikuti kebutuhan, apakah untuk kain baru atau khusus, mesin jahit baru dengan kecepatan yang terus meningkat. Untuk memudahkan identifikasi jarum, Anda menggunakan tiga parameter yaitu sistem, ujung jarum dan ukuran.

Sistem jarum menentukan dimensi sebuah jarum agar sesuai dengan jenis mesin jahit dan jahitannya. Jarum dirancang dengan bervariasi panjang bagian jarum yang runcing, ketebalan bagian atas, jenis mata jarum dan lain sebagainya. Anda disarankan untuk memeriksa kecocokan sistem jarum dengan mesin jahitnya.

Sebuah jarum bisa dibedakan berdasarkan ujungnya, ada yang berujung bundar dan cutting. Untuk jarum berujung bundar dapat dibedakan berdasarkan fungsinya yakni Jarum ujung slim set atau jarum ujung bundar acute (SPI), ujung set cloth atau ujung bundar normal (R), ujung light ball (SES), ujung heavy ball (SKF), dan spesial ball point (SKL).

Jarum berujung cutting atau tajam dan runcing dibedakan menurut bentuk yakni lensa, bundar, segitiga, dan kotak. Jarum jenis ini biasanya digunakan untuk menjahit bahan bukan kain yang padat.

Sementara itu, bila dilihat dari ketebalan sebuah jarum menggunakan nomor metrik (Nm). Nomor ini sebagai informasi akan diameter bagian runcing jarum dalam hitungan millimeter yang diukur tepat dari atas bagian cekung namun tidak termasuk bagian runcing jarum. Misalnya, Jarum dengan nomor Nm 110 diartikan jarum itu berdiameter 1,1 milimeter. Ketebalan bagian runcing jarum di sisi kanan sebesar 1,1 milimeter.  sedangkan Jarum bernomor Nm 50 maka jarum itu memiliki ukuran diameter sebesar setengah millimeter.

Cara penomoran ukuran jarum standar lainnya adalah sistem penomoran Singer/Asia yang kadang kala dianggap sebagai sistem Amerika yang menggunakan nomor untuk menunjukkan ukuran. Berikut gambar yang menunjukkan perbandingan Nm dan Singer dengan jumlah referensi ukuran yang lain.

Untuk menentukan jarum yang tepat jika digunakan pada sebuah kain, berikut cara cepat menentukan apakah benang dan jarum sudah cocok atau pas adalahg jika jarumnya terlalu besar maka  jarum akan jatuh ke bagian bawah benang, sedangkan jika jarum terlalu kecil maka jarum akan tetap berada di bagian atas benang. Sementara itu,jarum yang cocok atau pas, jarum akan berputar jatuh perlahan ke bagian bawah benang.

Bagi Anda yang sering mengalami masalah dengan jarum seperti cepat patah ketika sedang menjahit. Patahnya sebuah jarum dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti menggunakan jarum berkualitas buruk, kain tertarik ketika sedang menjahit, jarum tidak menusuk kain dengan baik, jarumnya terlalu halus untuk jenis kain tersebut dan sepatu jahit longgar sehingga jarum menabrak sepatu jahit.

Read More »
Desain Mudah Dengan Wacom Cintiq Companion

Desain Mudah Dengan Wacom Cintiq Companion

Graphic & Design 02 Juli 2015 Loading..

Penulis: Bambang Wisanggeni

Perkembangan teknologi membawa beragam kemudahan pada segala aktivitas yang dilakukan. Tidak terkecuali pada mereka yang berprofesi sebagai graphic desainer. Hadirnya perangkat-perangkat baru yang canggih memudahkan mereka dalam membuat desain atau gambar.

Salah satu perangkat yang sanggup memanjakan para graphic designer adalah perangkat yang diproduksi oleh Wacom Co., Ltd, satu perusahaan peralatan elektronik yang berdiri pada 12 Juli 1983 dan berpusat di Saitama, Jepang.

Telah banyak perangkat yang diciptakan oleh Wacom diantaranya Bamboo, Intuos dan Cintiq. Dan di tahun 2015 ini Wacom kembali menghadirkan produk andalannya dari lini series Cintiq dengan nama Cintiq Companion. Seperti produk Cintiq lainnya, perangkat terbaru Wacom ini merupakan produk Pen Display yang akan menghadirkan pengalaman menggambar pen on screen dengan detil dan akurasi yang indah.

Desain

Wacom Cintiq Companion hadir dengan desain yang ergonomis. Bentuknya kotak dengan sudut yang tidak lancip. Desainnya terbuat dari bahan polycarbonate yang diberi sentuhan akhir warna hitam doff, sementara bagian belakangnya diberi aksen warna silver. Perangkat ini juga dilengkapi dengan 3 ukuran penyangga layar(stand) masing-masing 22, 35 dan 50 derajat. Anda dapat memilih stand mana yang menurut anda nyaman dalam menggambar. Berat perangkat berkisar 1.8kg dengan dimensi 375 x 248 x 19mm.

Layar

Cintiq Companion memiliki layar sentuh berukuran 13.3inci dengan resolusi FullHD, 1920 x 1080piksel. Layarnya sendiri menggunakan teknologi TFT LCD IPS yang diperkuat dengan teknologi Tempered Glass. Layar perangkat ini juga telah mengadopsi teknologi Multi Touch Gestures sehingga and dapat dengan mudah mengatur zoom in, zoom out maupun merotasi desain anda.

Performa

Perangkat terbaru Wacom ini berjalan di sistem operasi Windows 8.1. Untuk performa yang handal, Wacom membekali Companion dengan prosesor Intel generasi ketiga, Intel Core i7-3517U dengan kecepatan 1.9GHz. Untuk menunjang kecepatan prosesor, disematkan RAM DDR3 dengan kapasitas sebesar 8GB, sedangkan harddisk storagenya memiliki kapasitas 256GB. Untuk kartu grafisnya, Wacom mempercayakan kepada Intel HD Graphics 4000.

Wacom Pro Pen

Sebagai satu perangkat yang ditujukan bagi para graphic designer ataupun mereka yang gemar menggambar, Wacom melengkapi perangkat ini dengan pena yang telah didesain dan mengalami peningkatan dari seri-seri sebelumnya. Wacom Pro Pen ini memiliki tingkat tekanan hingga 2048 level membuat anda dapat menggambar layaknya diatas kertas. Pena ini juga didesain dengan baik sehingga memberikan kenyamanan saat digenggam dan saat menggambar. Wacom Pro Pen ini memiliki resolusi  hingga 5080 lines per inch(lpi).

 

Wacom Cintiq Companion ini telah dilengkapi dengan beragam software desain yang cukup familiar seperti Adobe Illustrator, Adobe Photoshop, InDesign dan lain sebagainya. Anda juga dapat mencontoh gambar lain dengan cara tracing, bahkan perangkat ini mampu menangkap gambar yang di trace dengan ketebalan mencapai 1cm.

Spesifikasi:

Dimensi                : 375 x 248 x 19mm

Berat                     : 1.8kg

Stand                    : 3 (22, 35, 50 derajat)

Layar                     : IPS LCD Multi Touch Screen 13.3inci, FullHD, 1920 x 1080piksel, Tempered Glass, 16.7 million colours

Prosesor              : Intel Core i7-3517U, 1.9GHz

RAM                      : 8GB DDR3

Graphics              : Intel HD Graphics 4000

HardDisk             : 256GB

Pro Pen                : 2048 pressure levels, 5080 lines per inch, extra 9 nibs

Read More »
PENTINGNYA SERTIFIKASI DAN STANDARISASI PRODUK

PENTINGNYA SERTIFIKASI DAN STANDARISASI PRODUK

Textile & Garment 14 September 2015 Loading..

Penulis: Budi Santoso

Testex melakukan standarisasi dengan melihat dan mengacu kepada regulasi internasional, seperti di Eropa dan Amerika. “Negara di Eropa memang yang paling komit dan peduli terhadap perubahan atau perkembangan produk tekstil. Mereka hampir enam bulan sekali me-review zat-zat kimia apa aja yang tidak boleh ada di produk tekstil,”kata Titi Susanti, Director PT Testex Testing and Certification.


Titi mengutarakan, jika ingin mengekspor barang-barang ke Eropa harus memenuhi standarisasi mereka yakni REACH dan jika mengekspor barang atau produk dalam volume satu ton per tahun, maka produknya harus teregistrasi.

Standar Oeko-Tex 100 menjadi salah satu standart internasional untuk produk dan setiap bulan Januari standar ini melakukan update perubahan atau penambahan parameter baru. Bahkan bisa juga memasukkan zat baru yang tidak boleh terkandung, padahal sebelumnya diperbolehkan, karena setelah diteliti dianggap berbahaya bagi kesehatan. Saat ini Standar Oeko-Tex 100 telah menguji sekitar 300 zat yang dianggap berbahaya dan tidak boleh digunakan dalam produk. Jumlah zat yang terlarang terus mengalami peningkatan. Pada tahun 1992 sebagai awal pengujian hanya sekitar 100-an zat, tetapi hingga 30 Juni 2015 sudah menjadi 300 zat.
Berdasarkan data yang ada di seluruh dunia sudah teregistrasi 150 ribu sertifikat Oeko-Tex dan tersebar di lebih dari 90 negara. Sedangkan Indonesia, lebih dari 200 perusahaan sudah meregistrasikan produknya. Sebagai informasi standarisasi yang dilakukan oleh Testex sama di setiap negara mana pun, yang dibedakan hanya pada penggunaan produknya, misalnya pakaian untuk bayi pengujian dan kandungan komponennya harus lebih ketat dibandingkan pakaian untuk orang dewasa. Kulit seorang bayi masih sangat rentan dan sensitif.
Salah satu contoh pengujian untuk produk bayi yang tidak dilakukan pada pakaian orang dewasa adalah menguji ketahanan luntur terhadap air liur. Jika sebuah produk sudah mendapatkan sertifikasi Oeko-Tex bisa dikatakan produk tersebut ramah lingkungan dan bisa diterima di semua negara. Testex rutin melakukan produk control untuk melihat kebenaran sebuah produk, apakah konsisten memproduksi produk sesuai standarisasi. “Kami akan membeli produk yang beredar di pasar tanpa sepengetahuan produsen. Kemudian, kami melakukan pengujian, jika menemukan masalah kami akan melakukan pengecekan ke perusahan penghasil produk. Kami melakukan investigasi masalah, proses apa yang menyebabkan terjadinya penyimpangan standarisasi. Masalah yang biasa kami temukan hanya pada ketahanan luntur
atau kandung pH yang tidak sesuai.
Kami mengharuskan mereka memperbaiki diproses produksi dan mereka juga harus memberikan tahapan atau pengujian apa saja yang telah dilakukan selama tiga bulan terakhir. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas yang selalu sesuai standart. Mereka akan mengirimkan test report yang telah dilakukan di perusahaan sendiri atau dengan pihak ketiga, Testex memiliki hak untuk mengetahui proses produksi dan testing rutin yang dilakukan. Sementara perusahaan yang telah memiliki sertifikat, setiap tiga bulan sekali wajib melakukan review produknya sendiri, agar sesuai dengan standar yang berlaku atau terbaru. Berbagai kontrol terus dilakukan untuk menjaga kualitas produk agar tetap benar.

Seiring berjalannya waktu, kesadaran produsen dan konsumen akan sertifikasi terus meningkat, entah karena tuntutan buyer atau kesadaran mereka sendiri. Untuk mendaftarkan produknya, mereka pasti mempertimbangkan faktor ekonomi dan bisnis, misalnya jika menggunakan pewarna yang berkualitas dan ramah serta teregistrasi pasti harganya mahal.

Produk tekstil Indonesia yang sudah teregistrasi misalnya Velvet Junior, merek pakaian bayi Jakarta. Produsennya menyadari pentingnya sertifikasi sejak tahun 2008. Produk ini hanya dipasarkan di Indonesia. Selain, sertifikasi internasional Velvet Junior juga memiliki sertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia). Jadi Velvet Junior memakai bahan dan komponen untuk produknya, hampir 90 persen produk lokal.
Suatu produk garmen yang memiliki logo Oeko-Tex, dipastikan semua komponennya seperti kancing, benang jahit, dan lainnya juga sudah bersertifikasi. Dari mana mereka mengetahui komponen produknya yang sudah memiliki sertifikasi, Testex bersedia membantu perusahaan atau mereka bisa melihat langsung di website Oeko-Tex. Produk bersertifikasi terbagi dalam berbagai kategori, baik negara dan produk.
Kami menyarankan untuk produsen, sebaiknya mereka mencari solusi atau mencari zat-zat yang lebih baik, karena mereka harus bertanggung jawab pada produk yang mereka jual. Mungkin efeknya tidak dalam jangka waktu dekat tetapi memiliki efek dalam jangka waktu panjang. Misalnya, ada zat yang mengganggu hormon anak-anak, efeknya memang tidak langsung tapi memerlukan waktu.
Produsen harus peduli pada generasi penerus dan kita semua hidup sehat sepanjang masa. Produsen harus lebih bertanggung jawab dengan produk yang dikeluarkan atau dihasilkan atau jual. Untuk konsumen, harus lebih cerdas dan cermat ketika membeli pakaian. Mereka bisa melihat dan memperhatikan logo-logo yang terdapat pada pakaian yang akan dibeli. Jangan sampai tertipu dengan logo-logo aneh atau bohong.
Kita sering menerima laporan pemalsuan logo sertifikasi dari pasaran. Berkat laporan masyarakat kita akan menindaklanjuti laporan tersebut, langsung ke perusahaan yang mengeluarkan produknya. Untuk mengedukasi sertifikasi ini, kami sering melakukan edukasi dan seminar dengan masyarakat terutama
kepada ibu-ibu.
Secara mata telanjang, kita sulit mengetahui bahwa produk ini mengandung zat berbahaya atau tidak. Mungkin selain terdapatnya logo sertifikasi bisa diketahui dari baunya, kadang sebuah produk yang terbungkus dan ketika dibuka baunya menyengat atau tercium bau anyir. Tapi hal itu harus tetap diuji atau perlu pembuktian sesuai prosedur. Adanya logo SNI menandakan produktersebut sudah tidak mengandung formalin yang tinggi, tidak mengandung zat logam berat dan lainnya. Sedangkan untuk logo Oeko-Tex berarti sudah lebih banyak lagi zat-zat berbahaya yang bisa dihindarkan. Pakaian tersebut bisa dikatakan sudah terbebas dari ancaman zat-zat berbahaya.

Read More »