Tags Mesin»

Mengenal Mesin Heat Press

Mengenal Mesin Heat Press

Digital Printing 17 Maret 2016 Loading..

Ketika berbicara tentang sublimasi printing, tentunya tidak dapat lepas dari peranan perangkat bernama Heat Press. Heat Press adalah mesin yang digunakan untuk menyatukan gambar atau desain pada kain, tshirt atau media lainnya.

Dalam proses sublimasi, desain atau gambar disatukan dengan media kain, tshirt atau media lainnya menggunakan perangkat Heat Press. Perangkat ini menggunakan daya tekan dan juga hawa panas pada suhu tertentu untuk mentransfer gambar pada kain.

Hal terpenting pada sebuah mesin Heat Press adalah kemampuannya untuk membagikan suhu secara konsisten diseluruh permukaan pelat. Hal ini untuk menjamin penerapan yang konsisten dari perpindahan panas. Suhu yang tepat juga penting dalam satu proses produksi sublimasi untuk hasil yang berkualitas. Selain itu, tekanan yang stabil juga sangat memperngaruhi kualitas akhir sebuah aplikasi.

Beberapa fitur yang harus diperhatikan saat memilih mesin Heat Press antara lain:

-          Kemudahan penggunaan

-          Kemudahan dalam mencari dan mengganti sparepart

-          Temperatur yang konsisten

-          Pengukur tekanan digital

-          Pembaca suhu digital yang akurat

-          Garansi

-          Ukuran mesin

Secara umum ada 2 jenis mesin Heat Press kecil yang beredar dipasaran.  Jenis Heat Press tersebut adalah Clamshell Heat Press dan Swinger Heat Press.

Clamshell Heat Press

Mesin ini memiliki engsel dibagian belakang pelat atas yang akan berfungsi untuk membuka dan menutup. Media aplikasi diletakkan di pelat bawah, pelat atas kemudian ditutup untuk mengalirkan panas dan suhu yang sesuai. Proses yang ditawarkan oleh mesin Clamshell Heat Press ini cukup sederhana. Ukuran mesinnya juga tidak terlalu menyita tempat.

Swinger Heat Press

Mesin Heat Press jenis ini membutuhkan ruangan yang lebih banyak karena saat membuka atau menutup, pelat atas diayunkan menjauh dari pelat bawah. Sistem ini akan membuat pengguna nyaman saat meletakkan bahan di atas pelat karena memungkinkan pengguna untuk akses penuh ke substrat.

Saat ini, banyak produsen yang menciptakan mesin heat press model swing yang dapat digunakan pada beberapa media yang berbeda. Mesin heat press model all in one dapat dilepas pada bagian pemanasnya untuk kemudian diganti dengan plat pemanas yang sesuai dengan media yang dibutuhkan seperti gelas, mug, topi dan lain-lain.

Selain mesin Heat Press ukuran kecil, saat ini telah tersedia pula mesin Heat Press dengan ukuran besar atau dikenal dengan Industrial Heat Press. Yang termasuk dalam jenis industrial heat press adalah mesin Roll to Roll Press.

Read More »
EPSON LARGE FORMAT PRINTER P SERIES

EPSON LARGE FORMAT PRINTER P SERIES

Digital Printing 21 Maret 2016 Loading..

Epson hadirkan inovasi produk terbaru Large Format Printer Surecolor P-Series P6000 - 9000. Printer untuk para profesional fotografi, desainer dan proofing printing. Printer P-Series ini berkemampuan mumpuni dengan warna tajam dan cerah karena didukung UltraChrome HD Delapan warna.

Surecolor P-Series P6000 – 9000 hadir dengan teknologi printhead Precision Core dan tinta pigmen UltraChrome HDX. Printer ini juga bekerja dengan alur yang efisien dan bisa terkoneksi dengan berbagi fitur koneksi seperti USB dan Ethernet.

Printer dengan target pasarnya, untuk SC P-7000/P-9000 akan mengambil pasar High End Photo dan proof, sedangkan P-6000/P-8000 untuk photo, proof dan fine art/repro. Sementara untuk printer SC P-6000/P-8000 diperuntukkan membuat produksi poster.
“Printer ini siap melayani berbagai kebutuhan para profesional dan pelaku usaha di Indonesia. Printer yang dilengkapi teknologi terkini dan tinta terbaik diharapkan mampu meningkatkan produktivitas,´ kataLina Marliani, Product Marketing C&I Department Head Epson Indonesia dalam acara Gathering Introducing Epson SureColor P-Series di Jakarta.

Read More »
KONICA MINOLTA NASSENGER 8

KONICA MINOLTA NASSENGER 8

Digital Printing 22 Maret 2016 Loading..

Sebuah printer untuk produksi tekstil dihadirkan Konica Minolta dengan nama Nassenger 8. Printer ini hadir dengan resolusi tinggi dengan berbagai pilihan kualitas produksi mulai dari draft hingga extra dengan kecepatan berbeda-beda.

Konica Minolta berkomitmen melayani pelanggannya secara maksimal dan membantu meningkatkan kapasitas produksi mereka. Sebuah printer yang bisa dipergunakan untuk produksi tekstil adalah Nassenger 8.

Printer ini menyediakan fasilitas kualitas printing berbeda-beda, misalnya untuk pilihan print draft pengguna bisa melakukan produksi mulai dari 170-380 meter persegi per jam, untuk standar satu bisa bekerja dengan kecepatan 130 – 240 meter persegi per jam. Pada pilihan standar dua bisa produksi 70 – 200 meter persegi per jam sedangkan pada pilihan standar tiga bisa beroperasi 60 – 110 meter persegi per jam. Untuk pilihan extra, pengguna bisa memilih extra satu dengan kecepatan 40 – 110 meter persegi per jam, sedangkan extra dua mampu beroperasi 30 – 60 meter persegi per jam.

Konica Minolta menggunakan printhead inkjet yang dikembangkan, hasilnya tidak perlu diragukan. Performa printer ini diharapkan memenuhi berbagai kebutuhan penggunanya. Printer yang mudah dioperasikan ini dilengkapi layar sentuh yang user friendly. (Bud)

Read More »
MIMAKI TS300P-1800, PRINTER TEKSTIL HIGH-SPEED DYE SUBLIMATION

MIMAKI TS300P-1800, PRINTER TEKSTIL HIGH-SPEED DYE SUBLIMATION

Digital Printing 24 Maret 2016 Loading..

Mimaki hadirkan sebuah Inkjet printer generasi baru untuk Dye Sublimation bernama TS300P-1800. Printer ini memiliki lebar area cetak sekitar 1,8 meter dan telah hadir di Indonesia. Mimaki mengembangkan printer ini secara khusus untuk mendukung para pelaku usaha di industri tekstil.
Mimaki TS300P-1800 hadir dengan didukung oleh teknologi terbaru dan
menanamkan fitur-fitur terbaik serta tinta tekstil terbaru seri Sb410. Printer ini mampu menghasilkan cetakan dengan kualitas dan produktivitas yang tinggi sehingga sangat cocok untuk pasar fashion, pakaian olahraga dan lain sebagainya.
Selain itu, mesin printer Mimaki TS300P-1800 memberikan biaya cetak yang efisien dan efektif, karena memiliki kecepatan cetak hingga 115 meter persegi per jam. Printer ini didukung oleh perangkat lunak Raster Link 6 dan Tx Link 3 Lite, guna menghasilkan cetakan terbaik.

Read More »
IndoIntertex, Mini ITMA Indonesia

IndoIntertex, Mini ITMA Indonesia

Event 29 Maret 2016 Loading..

Keinginan memajukan dan membesarkan industri tekstil dan garmen Indonesia, membuat Paul Kingsen dari Peraga Expo berkomitmen secara rutin setiap tahun menyelenggarakan Pameran Indointertex. Pameran ini untuk menjembatani produsen dengan pelaku usaha dalam menyampaikan informasi dan produk terkini.

Indointertex, sebuah pameran bagi industri tekstil dan garmen atau apparel yang diselenggarakan setahun sekali. Akhir April 2016 nanti akan berlangsung pameran yang ke-14 kalinya. Pameran kali ini digawangi oleh Paul Kingsen sebagai Project Officer. Delapan tahun sudah Paul berkecimpung pada penyelenggaraan pameran ini.

Paul sebagai generasi kedua sebagai penyelenggara pameran Peraga Expo berkomitmen untuk menumbuhkembangkan industri tekstil dan garmen di Indonesia terutama untuk revitalisasi mesin. Sejak awal Peraga Expo menyelenggarakan pameran yang menampilkan mesin-mesin terbaru industri tekstil dan garmen sehingga para pelaku usaha bisa memperoleh informasi lebih dalam tentang teknologi mesin.

Pameran dan edukasi mesin dan teknologi industri tekstil dan garmen dengan nama IndoIntertex pertama kali diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat di arena PT Dirgantara Indonesia. Awalnya pameran diselenggarakan setiap dua tahun sekali dan kami memilih lokasi Bandung sebagai tempat penyelenggaraan, karena 80 persen industri tekstil dan garmen berpusat di Kota Kembang ini.

Namun, antusias peserta dan pengunjung pada pameran ini begitu besar, membuat kami harus memindahkan lokasi pameran dari Bandung ke Jakarta. “Kami mencari lokasi yang representatif untuk pameran seperti ruangan, fasilitas pendukung seperti AC, Listrik, areal parkir dan lainnya. Kami sepakat mengambil lokasi di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.” ujar Paul dalam perbincangan kami di kantor.

Kami ingin brand Indointertex ini lebih besar, kami ingin pameran ini dikenal dan melibatkan buyer dari Asia Tenggara. Kami mengundang para produsen atau pihak-pihak yang terkait dengan industri tekstil dan garment. Kami bukan hanya focus kepada buyer Indonesia saja tetapi juga Asia Tenggara. Jenis pameran seperti Indointertex global dikenal dengan nama ITMA. Peraga ingin menampilkan mini ITMA ala Indonesia atau Peraga. Kami pamerkan berbagai hal tentang tekstil printing, non woven dari hulu ke hilir sudah dihadirkan, tetapi porsinya masih kecil. Ke depan hal ini akan kami buat lebih focus dan semakin lebih besar, karena pasarnya berbeda-beda.

Peraga berupaya mengikuti tren yang terjadi di dunia tekstil dan garment. Kami sering berdiskusi dengan para pelaku usaha di industri ini tentang hal-hal yang diperlukan atau dibutuhkan mereka. “Kami ingin menjembatani pelaku usaha dengan perkembangan yang terjadi di industri misalnya teknologi dan produk terbaru,” kata Paul dalam perbincangan di kantor Peraga Expo atau PT Peraga Nusantara Jaya Sakti.

Sejak tahun 2010, penyelenggaraan IndoIntertex berlangsung di JIExpo Jakarta dan visi misi Peraga adalah ingin memajukan industri tekstil dan garmen Indonesia dan memperkenalkannya hingga ke luar negeri. Pameran ini menghadirkan perkembangan teknologi terbaru global yang diproduksi berbagai negara atau produsen. Pameran Indointertex semakin dinantikan oleh semua pihak. Sedianya pameran ini diselenggarakan dua tahun sekali, atas permintaan yang sangat besar dari para produsen dalam dan luar negeri serta pelaku usaha di industri tekstil dan garment, maka Indointertex diputuskan hadir setiap tahun sejak tahun 2013.

Lokasi pameran di Jakarta Internasional Expo di Kemayoran, Jakarta menyamankan semua pihak seperti penyelenggaraan pameran, peserta dan juga pengunjung. Terbukti setiap pameran, peserta yang berpartisipasi bisa dikatakan sebagian besar tetap atau sama.

Indointertex hadir bukan hanya mengejar target transaksi, pameran ini ingin mengedukasi masyarakat dan para pelaku usaha industri tektil dan garmen serta membuka pasar di industri tekstil dan garment di Indonesia dan dunia.


Oleh karena itu, Pameran ini didukung oleh berbagai pihak seperti Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia serta sejalan dengan program kementerian yakni program peremajaan mesin-mesin produksi. Pemerintah mensubsidi sebesar 10% jika melakukan peremajaan mesin produksi.

Indointertex menampilkan 90% eksibitor Indonesia dan selebihnya berasal dari kawasan regional Asia seperti China, India dan lain sebagainya. Eksibitor Eropa dan Amerika juga tertarik hadir. Mereka tertarik karena pameran ini sesuai dengan pasar mereka yakni memenuhi kebutuhan perusahaan atau pabrik. Indonesia dan Vietnam menduduki posisi sangat baik dan sangat berpotensi untuk industri tekstil dan garment. Sementara pengunjung pameran ini sekitar 70% berasal dari Jabodetabek dan Bandung, serta 20% dari daerah lain di Indonesia.

Masyarakat bisa hadir di pameran ini secara gratis dan sekitar 15 ribu pengunjung akan memadati pameran ini. Pengunjung pameran boleh dikatakan stabil, karena mereka merupakan pelaku usaha atau pihak-pihak terkait. Mereka datang dengan tujuan, apakah ingin mengganti mesin produksi, melihat kemajuan dan perkembangan teknologi atau mesin, atau sekedar meng-update pengetahuan atau informasi saja.

Pameran ini memang memasang target B to B (business to business) bukan business to consumer (B to C). Pihak perusahaan biasanya memerintahkan karyawannya untuk menghadiri pameran ini, sehingga mereka memperoleh informasi dan teknologi terbaru di Industri tekstil dan garment.

Tahun 2016, Indointertex akan digelar pada bulan April 2016. Paul menjelaskan akan melakukan ekspansi ke tekstil printing dengan melakukan kerjasama dengan world textile information network. Selain itu, pameran akan menampilkan mesin dan teknologi terbaru dari beberapa produsen dan berlangsungnya Musyawarah Nasional dan seminar Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API). “Kami ingin menyajikan sebuah pameran Mini ITMA ala Peraga Expo di Indonesia,” tegas Paul.

Setiap pameran terselenggara cukup sukses, pihak peserta pameran cukup puas sehingga pameran ini bisa dikatakan stabil. Tahun ini kami ingin fokus ke industri tektil printing. Industri tekstil dan garmen tahun 2016 diperkirakan meningkat, kami juga optimis industri ini bertahan dan naik.

Pameran Indointertek 2016 akan lebih menarik dari tahun-tahun sebelumnya karena menempati ruangan dan fasilitas baru, sehingga pengunjung bisa menyaksikan alur one stop solution, mulai chemical, texprint, teknikal tekstil dan laundry. Pengunjung bisa menyaksikan industri hulu hingga hilir. Tahun 2016, industri tektil dan garment Indonesia diharapkan bangkit dan maju. Masyarakat Indonesia bisa melihat kemajuan dan perkembangan industri tekstil dunia di pameran ini. Jika Anda tidak hadir pada pameran ini akan sangat rugi. Indointertex 2016 hadir di JIExpo, Kemayoran, Jakarta pada tanggal 27-30 April 2016. (bud)

Read More »
Mesin Digital Super Cepat Dari MHM

Mesin Digital Super Cepat Dari MHM

News 11 Oktober 2016 Loading..

Satu perusahaan yang bergerak di bidang screen printing asal Austria, Machines Highest Mechatronic(MHM) akan merilis satu mesin baru dengan kemampuan yang diklaim super cepat. Prototype mesin ini menurut rencana akan dipamerkan di ajang SGIA yang digelar di Las Vegas minggu ini.

Pihak MHM sendiri seperti dirilis oleh theinkkitchen.com mengungkapkan bahwa mereka hanya akan memamerkan mesin barunya di pameran ini, dan tidak akan menerima pesanan sampai bulan Januari tahun 2017.

Dari lembar spesifikasi tertulis bahwa preorder dapat dilakukan mulai Januari 2017, sedangkan proses produksi akan dimulai pada bulan April 2017.

Mesin yang diberi nama iQ-Digital ini diklaim pihak MHM selaku produsen sebagai mesin yang memiliki kecepatan cetak digital hingga 1000 pieces per jam. Berikut spesifikasi lengkap dari iQ-Digital:

Read More »